Demi menyambung hidup, pedagang bongkahan akik itu memilih tetap berjualan

oleh -194 views

IMG_20150822_105908Makassar– Meski dilarang berjualan, demi kelanjutan hidup keluarganya, puluhan pedagang batu bongkahan akik tetap berjualan di Jalan Urip Sumiharjo, Tello Baru

Seperti pantauan media ini, nampak larangan berjualan dengan alasan merusak keindahan kota dan biang macet tersebut tak diindahkan.

Padahal, sebelumnya pihak pemerintah setempat (lurah) sudah mengeluarkan perintah agar para pedagang kakilima batu bongkahan, agar tidak beraktifitas di area itu.

“Kami punya keluarga yang butuh makan. Kalau kami tak berjualan, yah anak isteri mau makan apa,” ucap Ramli, Sabtu (22/8/2015).

Ia menyesalkan pula sikap pemerintah setempat. Alasannya, mereka sudah beraktifitas jelang lima bulan, namun larangan berjualan, baru dikeluarkan.

“Kalau memang dilarang, kenapa tidak dari awal. Apalagi kan kami bayar ke pemerintah melalui iuran setiap harinya,” pungkas Ramli. (Zul)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.