Denda Faktur Ranmor baru di Dipenda Sulsel “Antara aturan dan kebijakan”

oleh -232 views

IMG_20160311_181651Makassar– Pemberlakuan denda faktur bagi berkas kendaraan bermotor (ranmor) di lingkup Samsat yang ada di bawah naungan Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Sulsel, terus menjadi pergunjingan di tengah publik.

Pasalnya, hingga saat ini Dipenda Sulsel, dinilai tidak transparan terkait dengan payung hukum pemberlakuan denda faktur ranmor baru yang nilainya tidak sedikit tiap kendaraan.

Malah banyak pemilik ranmor baru harus mengeluarkan ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah demi menutupi denda faktur ke pihak dialer ranmor baru.

Seperi yang dialami Rahman, salahsatu coustumer ranmor baru dialer di Makassar, mengaku harus mengeluarkan uang denda faktur Rp700 ribu, dengan alasan terjadi keterlambatan proses input di Kantor Samsat Makassar.

“Saya terpaksa bayar denda fakturnya ke dialer tempat mengambil mobil baru kami. Alasannya, saat berkas berproses di Samsat, mengalami keterlambatan dati batas waktu yang ditetapkan,” ucap Rahman, coustumer salahsatu dialer mobil baru, Jumat (11/3).

Nah, persoalan denda inilah yang kerap dialami para pemilik ranmor baru, segingga menjadi pergunjingan publik. Bahkan banyak yang menduga, aturan denda faktur belum mempunyai payung hukum sehiangga dianggap antara kebijakan dan aturan.

Kondisi inipun dikomentari Komisi Nasional Pengawasan Aparatur Negara Republik Indonesia (Komnas Waspan RI), bahwa pihak Dipenda Sulsel sebagai institusi pemerintahan, wajib transparan ke publik terkait kebijakan atau aturan tersebut.

“Seharusnya, pihak Dipenda Sulsel, menjelaskan ke publik atas kebijakan denda faktur ranmor baru tersebut. Kasihan pemilik kendaraan yang tak tau apa-apa harus didenda. lucunya pihak dialer seakan lepas tangan jika terjadi denda,” pinta Sekertaris Komnas Waspan RI, Nasution J, via telepon selularnya, di Jakarta.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Sulsel, Drs. Tauto , yang berupaya dimintai konfirmasi, termasuk via telepon selularnya. Enggan menjawab pesan singkat yang dikirimkan.

Penulis; Zulkifli Malik

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.