Desk Evaluasi ZI Lapas Narkotika Memaparkan 14 Inovasi dan mendapat Apresiasi dari TPN

oleh -39 views

Gowa – Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa telah hampir memasuki babak akhir. Hari ini Selasa (27/10/2020).

Lapas Narkotika Sungguminasa mengikuti penilaian Desk Evaluasi Zona Integritas yang dilakukan oleh Tim Penilai Nasional Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Tahapan Desk Evaluasi ini merupakan suatu rangkaian penilaian kepada Lapas Narkotika Sungguminasa untuk menjadi UPT yang berpredikat WBK.

Bertempat di ruang Kepala Lapas, Tim Kelompok Kerja (Pokja) dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa, Rahnianto didampingi Ketua Pembangunan ZI Sinardi, Ketua Pokja Manajemen Perubahan Rahmat Nai, Ketua Poka Manajemen SDM Anwar, Ketua Pokja Tata Laksana Rahmat Effendy, Ketua Pokja Manajemen Pengawasan Sudirman Asiz, Ketua Pokja Penguatan Akuntabilitas Sitti Fatma, Ketua Pokja Pelayanan Publik Suwandi memaparkan proses pembangunan ZI dan Inovasi-inovasi yang telah dibangun dalam 6 area perubahan. Kegiatan desk evaluasi ini dilakukan secara daring dengan memanfaatkan aplikasi Zoom.

Tim Penilai Nasional (TPN) KemenPAN RB yaitu Septian Kurnia Nugraha dan Novi Kavita Sari yang menjadi Tim penilai Kelas I. Pelaksanaan Desk Evaluasi ZI dilaksanakan dalam selang waktu 60 menit, 20 menit pemaparan dan 40 menit tanya jawab mengenai Pembangunan ZI.

Sementara, Plt. Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa Rahnianto mengungkapkan, bahwa Lapas Narkotika Sungguminasa telah berprogress dalam pembangunan Zona Integritas sejak Tahun 2019 dan pada Tahun 2020 ini berhasil menuju Tahap Penilaian Desk Evaluasi.

“Pada Tahun 2020 ini dengan semangat yang lebih besar dan dengan semangat yang lebih kokoh kami siap menyandang predikat WBK dengan melakukan upaya pembangunan ZI dalam 6 area perubahan,” ucap Rahnianto.

Lanjut, Rahnianto juga memaparkan inovasi-inovasi yang telah dibangun pada Lapas Narkotika Sungguminasa sebanyak 14 inovasi yaitu Elektronik Rekam Wajah atau E-Remaja, Elektronik Slip Online (E-Slip On), Paccobana (Tim yang memeriksa, meracik dan mengontrol makanan WBP), Gerakan Membaca Bersama (Germas), Sambung Rasa bersama Narapidana agar Merasa aman (Sarasanyaman), Shadaqah (Sharing dan diskusi masalah Ibadah), Sajadah (Sajian Jumat Ibadah), Appilajaraji (Napi Belajar Ngaji), Sobatika atau Sahabat Lapas Narkotika yaitu media informasi grup dan silaturahmi antar petugas dan keluarga WBP, Kartu Sehat WBP, TDK (Tim Detoks Kesehatan) dan Manusia (Manjakan Lanjut Usia). Dalam tahun 2020 ini terdapat 2 Inovasi unggulan Lapas Narkotika Kelas II Sungguminasa yaitu LTSP (Layanan Terpadu Satu Pintu) dan Appabajiki yaitu program rehabilitasi sosial Therapeutic Community sebanyak 800 orang Warga Binaan.

Setelah pemaparan proses pembangunan ZI pada Lapas Narkotika Sungguminasa dilanjutkan dengan Sesi Tanya Jawab oleh Tim Penilai. TPN KemenPan RB mengapresiasi Lapas Narkotika Sungguminasa atas komitmen dan semangatnya dalam Pembangunan Zona Integritas diwilayahnya dan menyampaikan bahwa Desk Evaluasi ZI hari ini bukanlah hasil final, masih ada tahap selanjutnya untuk menetapkan apakah Lapas Narkotika Sungguminasa berhak mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2020 ini. (*)

loading...
loading...