Di depan pengurus LDII, JK minta semua elemen bangsa jaga keharmonisan

oleh -173 views

IMG_20150821_133142Jakarta– Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, menerima kunjungan silaturrahim pengurus DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Kantor Wakil Presiden di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2015) siang.

Usai kunjungan, Ketua DPP LDII bidang Komunikasi, Informasi, dan Media Hidayat Nahwi Rasul berujar, wapres mengharapkan semua elemen bangsa menjaga harmoni keindonesiaan. “Wapres mengharapkan, agar kita semua merawat harmoni keindonesiaan. Sebab sesungguhnya ajaran islam adalah soal akhlak dan membangun peradaban yang baik, sehingga harapan kita selamat dan sukses dunia dan akhirat tercapai,” jelas Hidayat yang juga Ketua DPW LDII Sulsel ini.

Dalam pertemuan ini, Wapres Jusuf Kalla menjelaskan kondisi umat Islam di berbagai negara yang saat ini sedang diterpa konflik. Baik konflik yang melibatkan sesama warga negara, maupun konflik yang melibatkan antara negara, seperti di Yaman, Suriah, Irak, Mesir, Libya, Nigeria, dan di sebagian di negara Asia Tengah dan Selatan. “Ada pengamat yang mengatakan Suriah butuh waktu sekitar minimal lima puluh tahun untuk memulihkan kondisi dalam negerinya yang boleh dikatakan sudah hancur baik secara fisik maupun non fisik. Begitu juga negara-negara di Timur Tengah yang sekarang masih diselimuti konflik. Alhamdulillah,kita di Indonesia relatif tenang dan damai,” ujar Jusuf Kalla.

Karena itu, tambah Jusuf Kalla, banyak negara yang ingin belajar ke Indonesia. “Bagaimana mengelola penduduk yang majemuk dan mayoritas penduduknya Islam tetapi tidak terjadi gejolak konflik sebagaimana kini banyak melanda negara-negara yang penduduknya mayoritas Islam. Yang datang itu ada dari Turki, Irak, dan beberapa negara lainnya,” ujar Yusuf Kalla.

Namun, Jusuf Kalla memberikan catatan mengenai kondisi umat Islam yang masih tertinggal secara ekonomi. “Memang secara statistik Indonesia mayoritas penduduknya muslim, tapi secara ekonomi tidak menjadi mayoritas. Karena itu, ormas seperti LDII perlu mendorong menggalakkan ekonomi umat.

(Mad)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.