Di Desa Bontolangkasa, Petambak Udang Diberi Penyuluhan dan Pelatihan Vanname dengan Menggunakan Kolam Terpal

oleh -129 views

PANGKEP– Pengembangan usaha perikanan semakin memegang peranan penting dalam pembangunan perikanan, usaha yang dimaksud tidak hanya untuk sektor budidaya tapi juga pasca budidaya seperti aneka olahan.

Kabupaten Pangkep merupakan salah satu Kabupaten di Sulawesi Selatan yang memiliki wilayah pesisir cukup menjanjikan untuk sektor kelautan dan perikanan.

Kabupaten Pangkep Secara geografis wilayah ini memiliki panjang garis pantai + 50 km, berbatasan dengan Kabupaten Maros di sebelah selatan, Kabupaten Barru di sebelah utara, Kabupaten Soppeng dan Bone di sebelah timur dan Selat Makassar di sebelah barat. (BPS Pangkep 2018). Wilayah Kabupaten Pangkep memiliki wilayah pesisir disebelah Barat yang berbatasan langsung dengan Selat Makassar.

Dua dosen dari fakultas perikanan dan ilmu kelautan telah melakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat di Dusun Pa’reang Desa Bonto Langkasa kecamatan Minasa Te’ne Kabupaten Pangkep dengan memberi penyuluhan dan pelatihan kepada para petambak udang vanname dengan menggunakan kolam terpal. Kolam terpal ini diuji coba didaerah ini mengingat bahwa selama ini udang vanname yang dipelihara di tambak banyak mengalami kegagalan.
Pemilihan lokasi ini didasari pertimbangan bahwa dusun Pa’reang desa Bonto Langkasa banyak petambak udang terutama udang windu dan udang vanname.

Kegiatan pemeliharaan yang dilakukan oleh petambak selama ini adalah memelihara udang di tambak namun terkadang hasilnya menjanjikan tapi terkadang mengalami kerugian akibat matinya udang yang dipelihara di tambak. Dusun Pa’reang Desa Bonto Langkasa Kabupaten Pangkep merupakan salah satu wilayah yang potensial untuk mengembangkan udang vanname, karena daerah ini memiliki hamparan tambak yang luas.

Tim pelaksana kegiatan ini beranggotakan 4 orang yang terdiri dari 2 orang dosen dan 2 orang mahasiswa sebagai tenaga pendamping kegiatan, kegiatan ini diketuai oleh Ir. Beddu Tang, M.Si dan anggota Ir. Mustamin Tajuddin, M.Si. Ada 3 tahapan dan bentuk kegiatan yang dilakukan yaitu sosialisasi, penyuluhan dan kegiatan pemeliharaan.

Peserta pada Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah kelompok pembudidaya udang vanname di dusun Pa’reang Desa Bontolangkasa Kecamatan Minasa Te’ne Kabupaten Pangkep yang telah disetujui untuk bekerja sama, sebelum ditetapkan lokasi ini sebagai tujuan pengabdian terlebih dahulu dilakukan survey lokasi yang cocok dan sesuai tujuan kegiatan yang diinginkan. Mitra (kelompok) Pembudidaya udang vanname di Pa’reang Kecamatan Minasa Te’ne Kabupaten Pangkep memiliki anggota 10 orang.

Hasil yang telah dicapai dari kegiatan pengabdian kepada Masyarakat terhadap kelompok pembudidaya uadng vanname pada kolam terpal di Parreang Desa Bonto Langkasa Kecamatan Minasa Te’ne Kabupaten Pangkep adalah kelompok (mitra) dapat mengetahui dan memahami bagaimana cara melakukan pemeliharaan udang pada kolam terpal.

Ketua pelaksanan kegiatan ini Ir. Beddu Tang, M.Si, mengatakan bahwa pengalaman selama ini adalah kegagalan budidaya udang vanname ditambak diakibatkan oleh rendahnya tingkat kehidupan udang vanname yang ditebar. Hal ini menunjukkan bahwa rendahnya hasil panen udang vanname diakibatkan oleh rendah kualitas lingkungan dan berdampak pada udang vanname yang dipelihara di tambak.

Salah satu cara untuk menanggulangi hal ini adalah dengan membudidayakan udang vanname pada kolam terpal agar lebih mudah dikontrol dan dikendalikan jika terjadi masalah dalam kolam terpal sehingga dapat meningkatkan hasil panen udang yang pada akhirnya meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kegiatan ini dilakukan pada bulan Agustus sampai Oktober 2020 di Pa’reang Desa Bonto Langkasa Kecamatan Minasa Te’ne Kabupaten Pangkep yang diikuti oleh kelompok masyarakat (mitra) yang sudah dibentuk sebelumnya. Dua kegiatan yang telah dilakukan adalah 1) Penyuluhan bagi para anggota kelompok masyarakat (mitra) yang ada di daerah tersebut.

Para peserta penyuluhana antusias mengikuti kegiatan, hal ini dapat dilihat pada kegiatan ini dengan datang tepat waktu sesuai waktu yang telah disepakati. 2) kegiatan kunjungan pada kolam terpal yang siap ditebarai udang vanname dengan kepadatan 100 ekor per meter.

Selain itu hasil dari kegiatan ini diharapakan dapat meningkatkan pendapatan keluarga para petani tambak udang vanname di wilayah tempat pengabdian serta mitra dari kegiatan ini akan menjadi contoh bagi petambak lain yang ada di Pa’reang dan sekitarnya.

Kegiatan yang telah dilakukan mendapat perhatian dari masyarakat khususnya anggota mitra dari kelompok tersebut. Pada saat sosialisasi mereka antuasias mengikuti penyuluhan dan menunjukkan semangat yang tinggi untuk mengetahui tentang materi yang akan diberikan. Namun satu hal yang kami hadapi adalah persepsi masyarakat yang menganggap kegiatan ini merupakan proyek pemerintah yang mempunyai anggaran besar sehingga mereka berharap setiap ada kegiatan ada anggarannya atau ada honornya. (*)

loading...
loading...