Dialog GAM: Hukum Bantaeng “Tajam Ke Bawah Tumpul Ke Atas”

oleh -273 views

IMG_20151006_140033_editBantaeng– Gerakan Aktifis Mahasiswa (GAM) dalam dialog publik Lintas sulawesi Selatan yang di gelar di warkop Bang Noval jalan Andi Manappiang, menilai Hukum di Kabupaten Bantaeng Tajam kebawah tumpul ke atas.

Hadir beberapa narasumber, antara lain Haji Bhaktiar asisten III Kabupaten Bantaeng, AKP. Muh. Ramli Kasat reskrim Polres Bantaeng, dan Pujo dari Kejari Bantaeng.

Menurut Adhi Puto Patalassa Panglima GAM, melihat dari segi hukum di Bantaeng timpang sebelah atau dalam tanda kutip “Tajam ke bawah dan Tumpul ke atas” maksud dari istilah tersebut adalah salah satu sindiran nyata bahwa keadilan di Bantaeng ini lebih tajam menghukum masyarakat kelas menengah, dibanding dengan para koruptor yang notabene adalah para pemegang kuasa.

‘Dalam penegakan hukum berbagai kasus di Bantaeng acap kali kita mendengar dari masyarakat jika rasa keadilan yang menyengsarakan masyarakat selalu di ingkari, diskriminasi hukum kerap dipertontonkan oleh aparat penegak hukum,” tambahnya

Namun Pujo narasumber dari Kejaksaan Bantaeng tidak terimah kata sindiran Panglima GAM “tajam kebawah tumpul keatas”.

Sementara AKP. Muh. Ramli kasat reskrim polres Bantaeng salah satu narasumber mengatakan hal yang sama, semua kasus yang ditangani baik pidana umum maupun kasus korupsi sudah berjalan dengan aturan dan undang- undang sesuai regulasi.

“Salah satunya kasus korupsi yang di tangani polres Bantaeng saat ini adalah RSUD Prof. DR. Anwar Makkatutu sementara berjalan, hanya saja pihak kami butuh proses, seperti penyelidikan yang dilakukan penyelidik dalam hal ini tetap harus menghormati asas praduga tak bersalah (presumption of innocence),” jelas Muh. Ramli

Lain hal dengan H. Bhaktiar asisten III Pemkab Bantaeng menampik, “istilah itu. Meurutnya, hanya cara pandang kita yang berbeda, karena supremasi hukum di bantaeng sudah berjalan sesuai dengan mekanisme,” kuncinya.
(Wn)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.