Dianggap lamban tangani kasus Bansos, KPJ kecam Kejari Enrekang

oleh -242 views

images(5)Makassar– Aktivis Koalisi Parlemen Jalanan (KPJ) menyayangkan kinerja pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Enrekang, yang sudah menerima laporan KPJ terkait dugaan penyalahgunaan Dana Bansos sejak enam Bulan lalu.

” Dugaan Korupsi Dana Bansos/Hibah Enrekang dilaporkan sejak 5 Februari 2015 lalu sesuai dwngan pengaduan kami. Kurun waktu setengah tahun berlalu namun kabarnya kasus tersebut masih saja sebatas tahap Penyelidikan (jalan ditempat),” ucap aktivis KPJ Hadrianto Jufri, via reles yang diterima, Jumat sore (28/8/2015).

Ia melontar pertanyaan “Ada Apa Dengan Bansos Enrekang?”.
“Apakah kasus itu Didiamkan akibat diduga sejumlah Petinggi Enrekang termasuk Bupati terindikasi terlibat,” jelas Hadrianto Jufri.

Yang jelas menurutnya,bahwa sesuai aturan tahapan Penyelidikan hanya berlaku maksimal 60 hari (2 bulan). Namun nyatanya sudah hampir 7 bulan berlalu. Namun sayang, tak satupun oknum yang ditetapkan tersangka.

“Lucunya lagi, kasus inipun telah dilaporkan pula secara resmi ke Kejati SulSel-Bar, namun tetap saja jawaban yang sama kami dapat hanya disuruh bersabar. Alasan mereka kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan kekurangan personil,” terang aktivis KPJ ini.

Dipaparkan, terhitung ada 4 kasus yang berbeda yang sudah disampaikan di waktu yang bersamaan ke Kejari Enrekang. Nyatanya tetap sama dalam tahap Penyelidikan.

“Ini semakin menguatkan dugaan kami, bahwa ada yang salah di Tubuh Kejari Enrekang maupun Kejati Sulsel-Bar,” tutur Hadrianto

.
Untuk itu, KPJ meminta agar Kejati Sulsel turun tangan dalam kasus Bansos/Hibah Enrekang jika ingin serius membrantas kasus korupsi di daerah itu.

“Kami juga meminta Kejaksaan Agung untuk mengevaluasi kinerja Kejaksaan se-Sulawesi dibawah pimpinan Kejati Sulsel-Bar,” pungkasnya..

Jika memang tidak mampu tuntaskan sejumlah kasus yang ditangani, Hadrianto meminta untuk bisa melimpahkan kasus ini ke pihak KPK ataupun Pihak Mabes Polri. (Rls)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.