Diduga Ajang Porstitusi, Hotel Grand Palace Didemo Mahasiswa

oleh -442 views

IMG_20141218_210500Makassar– Sekitar 30 mahasiswa yang mengatasnamakan diri Peduli Aspirasi Rakyat (Perak) berunjukrasa depan Hotel Grand Place, Kamis (18/12/2014).

Aksi yang dilakukan Perak ini, melontart isu penyediaan sarana room karaoke yang diduga sebagai ajang porstitusi.

Unjuk rasa yang dikoordinatori M Iksal menganggap hotel yang terletaj di Jalan Tentara Pelajar ini melakukan pelanggaran Perda No. 05 Tahun 2011 tentang jam operasional fasilitas tempat karaoke dan indikasi penyedian fasilitas yg memungkinkan terjadinya prostitusi dan asusila.

“Kami mendesak kepada Dinas Pariwisata Kota Makassar untuk segera mencabut izin usaha dan menutup tempat karaoke di Hotel Grand Palece karena diindikasi melakukan pelanggaran,” ucap Irsal.

Iapun meminta pihak pengelola di Hotel Grand Palece untuk segerah menghentikan dan menutup aktifitas usahanya yang dianggap telah melanggar perda.

“Demikian DPRD Kota Makassar agar segerah mengakhiri pengelola Hotel Grend Palece karena telah melakukan pelanggaran terhadap jam operasi serta menyidiakan fasilitas Room Karaoke yg didalamnya memilih kamar yg memungkinkan terjadi kemaksiatan.

Pengunras inipun diterima oleh Agus Irawan, Maneger Karaoke Grand Pelece dengan tanggapan bahwa waktu sudah di tentukan oleh pihak Grand Pelece tapi sebagian tamu yg belum menghabiskan minuman.

“Karena itu kami pihak Grend Palece menunggu sampai Selesai dan tidak mungkin pihak Gren Palece mengusir tamu tersebut,” kata Agus di hadapan pengunjuk rasa. (Syam)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.