Dirlantas Polda Sulsel: Jika ada oknum tarapkan biaya di Ditlantas Polda Sulsel di luar PNBP laporkan ke Propam

oleh -169 views

Indotimnews– Gonjang ganjing kabar tak sedap di sejumlah kalangan maupun nitizen di medsos, terkait adanya sejumlah oknum yang menerapkan biaya di luar aturan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Ditlantasn Polda Sulsel, masih jadi bahan pergunjingan.

Nah, pasca pemeberlakuan Peraturan Pemerintah (PP) No. 60 Tahun 2016, khusus kenaikan biaya STNK, TNKB dan BPKB, Ditlantas Polda Sulselpun wajib melaksanakan aturan tersebut.

Yang disorot sejumlah kalangan maupun nitizen di media sosial (medsos) seperti, pejualan Buku BPKB ke pada dialer untuk kendaraan baru yang nilainya terpaut jauh dari aturan PNBP, Permohonan nopol pilihan yang juga lebih dari PNBP serta adanya biaya kroscek kendaraan masuk yang tak memiliki payung hukum, dan cek fisik kendaraan juga dinilai berbiaya untuk kendaraan baru.

Oleh sebab itu, pihak Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sulsel, yang kini tengah menerapkan aturan sesuai PNBP, telah mengelolah dengan transparan dan akuntabel.

“Ditlantas Polda saat ini menjalankan semua program sesuai aturan, khusus penerapa PP.60 Tahun 2016. Dan ditekankan tak ada lagi pungutan dalam bentuk apapun sesuai dengan PNBP,” tegas Dirirektur Lalulintas (Dirlantas) Polda Sulsel, Kombes Pol. Winarto, yang dihubungi via pesan singkat Watshapnya.

Sangking transparannya, Mantan Kapolresta Bandung ini, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan kontrol terhadap kinerja anggota yang dipimpinnya.

“Bagi publik yang menemukan adanya kejanggalan, seperti yang ramai dipergunjingkan dengan mengantongi bukti-bukti langsung laporkan ke pihak Propam Polda Sulsel,” ucap Dirlantas Polda Sulsel, Selasa (31/1/17).

Terkait dengan tanggapan perwira menengah tiga bunga melati tersebut, juga diapresiasi sejumlah aktivis penggiat Anti Korupsi. Seperti, Idam Jaya, Sekjen Lembaga Misi Reclasering Republik Indonesia (LMR-RI).

“Apa yang dilontaskan oleh Pak Dirlantas Polda Sulsel, membuktikan, jika pihak kepolisian, khisusnya lalulintas, kini transparan. Nah, jika ada temuan ketimpangan itu hanya ulah oknum saja. Kan Pak Win sudah mempersilahkan segera laporkan jika ada temuan dengan bukti yang kuat,” papar Idam yang dimintai komentar via telepon selularnya di Jakarta.

Editor: Zulkifli Malik

loading...
loading...