Disorot pembongkaran rumah cara diskriminatif di Tana Toraja

oleh -408 views

Indotimnews– Elsa yang mengaku sebagai Masyarakat Tana Toraja yang di Temui Tim kabar Timur menyoroti kepalah Dinas Perumahan Rakyat itu ( PR), pasalnya sang kepala dunas diduga pilih kasih dalam melakukan tindakan.

Pasalnya pembokaran rumah yang mengambil bahu jalan ternyata yang ke banyakan dibongkar hanya rumah masyarakat sementara beberapa bangunan milik mantan dan pejabat dibiarkan tetap melanggar.

A1 Salah satunya adalah rumah mantan setda tana toraja enos karoma yang dibangun di poros jalan makale makasdar tepatnya di kilometer satu jelas jelas mengambil bahu jalan namun petugas yang melakukan penertiban seakan tutup mata.

“Aturan ini sepertinya tajam ke bawah tumpul ke atas, sepertinya mantan dan para pejabat bisa melanggar semaunya.hukum hanya bagi warga kecil saja ada apa ini. Ini contoh buruk bagi penegakan aturan di tana toraja,”ujar Elsa warga yang mengaku prihatin dengan mental para penegak aturan di Tana Roraja.

Menanggapi kritikan warga, Kepala dinas Perumahan Rakyat (PR) YB Pamara mengatakan dia sendiri tidak mengetahuo apakah rumah milik Enos karoma memiliki imb atau tidak.

“Soal dia mantan pejabat atau bukan aturan tidak mengecualikan apakah dia pejabat tidak semuanya harus sama di mata hukum dan aturan”ujar YB Pamara.

Menurut YB Pamara, secara kasat mata, rumah milik mantan sekda tana toraja itu memang mengambil bahu jalan.

“Saat akan membangun, pak Enos karoma, mengatakan bangunan miliknya yang berada di sebelah Timur Bahu jalan siap untuk di bongkar untuk jalanan, jadi bangunan yang di sebalah barat nya itu tetap berdiri Tetapi Bangunan yang di kios-Kios itu harus di bangkar Itulah lah yang di jamin kan mantan setda ke kami waktu itu,” Ujur kepala dinas perumahan Rakyat YB pamara saat dimintai konfirmasi di ruang kerjanya.(andarias/titus/katim)

loading...
loading...