Dosen FT UMI Lolos Program Kampus Mengajar Angkatan 2

oleh -301 views

MAKASSAR– Dosen Fakultas Teknik (FT) Universitas Muslim Indonesia (UMI) berhasil lolos dalam Program Kampus Mengajar Angkatan 2 tahun 2021. Dosen FT UMI itu adalah Bayu Adrian Ashad, ST., MT yang merupakan tenaga pengajar di Program Studi Teknik Elektro FT UMI.

Program Kampus Mengajar ini merupakan kegiatan yang dibuat oleh Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI. Adrian Ashad lolos untuk program Dosen pendamping Lapangan.

“Kegiatan yang saya ikuti ini namanya ‘Program Kampus Mengajar Angkatan 2’. Ini adalah salah satu bagian dari program Kemendikbud yang dikenal dengan “Merdeka Belajar Kampus Merdeka,” ungkap Adrian dalam keterangan resminya, Senin (26/7/2021),

Adrian Ashad mengaku, setidaknya ada enam tugas utama seorang dosen pendanmping lapangan dalam Program Kampus Mengajar Kemendikbudristek selama masa tugas dari 14 juni 2021 – 30 Desember 2021.

“Mendampingi mahasiswa bimbingan untuk bertemu dengan Dinas dan sekolah, melakukan sesi pendampingan mahasiswa selama program berlangsung berupa komunikasi dengan tiap mahasiswa bimbingan (1x seminggu), dan melakukan komunikasi dengan pamong guru (paling tidak 2x selama program),” ungkap Adrian

“lalu, melakukan sharing session dengan seluruh mahasiswa bimbingan (1x per dua minggu), dan memberikan penilaian akhir kepada mahasiswa bimbingan, serta terakhir adalah memberikan rekomendasi untuk pengembangan diri mahasiswa bimbingan,” sambunya.

Lebih jauh, Adrian menjelaskan, proses yang dilaluinya untuk lolos ke tahapan ini dinyatakan lulus sebagai dosen pendamping tidaknya mudah.

“Saya dinyatakan lulus setelah melengkapi berkas-berkas yang dibutuhkan untuk mendaftar, seperti surat rekomendasi dari pimpinan, data dosen, pengalaman mengajar, Sk pengabdian. Parameter kelulusan sepertinya pemerintah melihat track record dosen. Pendaftar program ini sebanyak 6.446 dosen dari seluruh Indonesia (bisa di cek IG kampusmengajar),” tutupnya.

Diketahui Program Kampus Mengajar memiliki 4 poin penting yaitu melanjutkan pembelajaran di masa pandemi terutama untuk SD dan SMP di daerah 3T, menghadirkan mahasiswa sebagai bagian dari penguatan pembelajaran literasi dan numerasi, dan menjadi mitra guru dalam melakukan kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran.

Selain itu, mahasiswa juga dapat berkontribusi dalam mendukung kepala sekolah melakukan efisiensi administrasi dan manajerial sekolah. Hal tersebut sesuai dengan kebijakan Kampus Merdeka yang mengizinkan mahasiswa untuk belajar diluar kampus hingga 2 semester atau 40 SKS.

loading...
loading...