DPO pelaku curat di Mimika, tewas tertembak di Gowa saat melawan petugas

oleh -178 views

Indotimnews– Dg Rani (43), pelaku kriminalitas pencurian secara pemberatan (curat), meregang nyawa setelah dada kiri ditembus pelor aparat kepolisian, karena melakukan perlawanan saat hendak dibawa ke Makassar, Jumat pagi, (27/1/17).

Penangkapan Dg Rani ini merupakan beck up kepolisian dari Mimika yang dipimpin Kanit Reskrim Polres Mimika Polda Papua, AKP. Dionisius , Tim Sus Polda Sulsel dan Polres Jeneponto, melakukan penangkapan di Kabupaten Jeneponto.

Pelaku yang tewas tertembak ini diketahui warga Jalan .Budi utomo Timika Desa koperapoka, Kecamatan Mimika Baru , Kabupaten Mimika , Provinsi Papua dan asli  Sorobay, Desa Bontosunggu Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Sulsel.

Diketahui, Dg. Rani merupakan pelaku curat yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Mimika, dengan sejumlah kasus yang sama.

Setelah aparat kepolisian mengetahui keberadaan DPO polres Mimika  di Jeneponto , kemudian anggota Timsus Polda Sulsel bersama dengan Anggota Polres Mimika bersama Anggota Polres Jeneponto  menuju ke tempat persembunyian tersangka di rumah kerabatnya di Keluraha KelaranKelara , Jeneponto.

Selanjutnya, tersangka berhasil ditangkap dan selanjutnya dibawa untuk dilakukan pengembangan untuk mencari tersangka lainnya.

Beberapa jam kemudian, Sekitar Pukul 07.00 Wita, anggota melanjutkan penyelidikan dengan mencari rekan tersangka lainnya Ilyas.

Berdasarkan keterangan Dg. Rani, diketahui keberadaan rekannya masih berada di wilayah Kota Makassar.

Timsus Polda Sulsel dan Buser Polres Mimika melanjutkan pencarian terhadap Ilyas. Namun, saat perjalanan melakukan pencarian, tepatnya di wilayah Kabupaten Gowa, Dg Rani yang ikut dalam mobil aparat, tiba-tiba mengamuk dan berontak dengan memecahkan kaca mobil bagian belakang, samping kiri dan kanan.

Dg Rani jg sempat mencoba merebut senjata anggota sebelum melompat keluar melalui jendela mobil bagian belakang sebelah kiri.

Menurut Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Dicky Sondani, anggota kemudian mengambil tindakan dengan melakukan pengejaran. namun mendapat perlawanan dari tersangka.

“Anggota lalu bertindak dengan menembak tersangka pada bagian kaki kiri, namun tetap berontak dan melakukan perlawanan,  hingga akhirnya kaki tersangka dihadiahi timah panas,” uca Dicky.

Tak jerah pula, Dg. Rani melakukan perlawanan dan mengancam jiwa petugas, akhirnya pelor polisi menembus pula dada kiri yang mengakibatkan Dg Rani tewas terkapar. Sekitar Pukul  12.15 Wita.

Sementara itu, pada penanganan tersangka sebelum ditembak mati,  salah satu anggota Polres Mimika, Brigpol Rajab menderita luka pada tangan kiri akibat terkena pecahan kaca mobil yang dipecahkan Dg. Rani saat mengamuk.

“Jasad Dg Rani saat ini telah berada di Ruang Jenazah RS Bhayangkara Makassar,” papar Kabid Humas Polda Sulsel, sembari menambahkan pihak kepolisian menunggu keluarga untuk menjemput mayat tersangka pelaku curat di Mimika ini.

Editor: Kifli

loading...
loading...