Home / DAERAH / DPRD Resmi Batalkan Rekomendasi Sepihak Anas Ali Dan Ahmad Laiman

DPRD Resmi Batalkan Rekomendasi Sepihak Anas Ali Dan Ahmad Laiman

Indotimnews– Terkait dengan rekomendasi sepihak yang dikeluarkan oleh dua unsur pimpinan DPRD Kota Tidore Kepulauan yakni Anas Ali dan Ahmad Laiman dengan nomor : 170/252/02/2017 mengenai persetujuan kerjasama antara pemerintah daerah Kota Tikep dan PT. Tidore Sejahtera Bersama untuk memanfaatkan lahan seluas 125 Ha dengan jangka waktu selama 25 tahun di kelurahan akelamo tepatnya di Eks PT. Nusantara Perkebunan (PNP) ahirnya resmi dibatalkan.

Hal ini disampaikan Mochtar Djumati Wakil Ketua II DPRD Tikep kepada Indotimnews.com saat ditemui di ruangan komisi III DPRD Tidore pada Selasa, (10/10/17), ia mengatakan terkait dengan pembatalan rekomendasi tersebut sudah dilakukan dan disepakati oleh sebagian besar anggota DPRD sehingga untuk saat ini pihaknya sudah mengkonsepkan surat pembatalan rekomendasi sebelumnya.

“Rapat sudah diputuskan dan hasilnya rekomendasi sebelumnya dibatalkan, sehingga konsepnya sudah dibuat dan tinggal ditandatangani, insya allah besok itu sudah ada nomor suratnya,” ungkap Mochtar.

Lebih lanjut, mochtar mengaku jika setelah putusan pembatalan rekomendasi sebelumnya yang dilakukan oleh DPRD Kota Tidore Kepulauan di ruang rapat DPRD Tikep pada Selasa pagi itu, yang berlangsung sekitar pukul 11.00 Wit, maka tentunya untuk perjanjian kerjasama yang dilakukan sebelumnya telah gugur dengan sendirinya.

Sekedar diketahui, dalam pertemuan DPRD untuk membatalkan rekomendasi sepihak, tidak dihadiri oleh dua unsur pimpinan DPRD Kota Tidore Kepulauan yakni Anas Ali dan Ahmad Laiman dengan alasan sakit.

Sementara berdasarkan informasi yang dihimpun, melalui internal DPRD hanya Anggota DPRD dari PDI Perjuangan yang tidak menyetujui untuk rekomendasi sepihak itu dibatalkan ditambahkan dengan Ade Kama Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), sehingga jumlah anggota yang menyetujui pembatalan rekomendasi semuanya berjumlah 19 Anggota.

Diantaranya Mochtar Djumati, A. Haris Ahmad, Hambali Muhammad, Hamid Adam, Hi. Saleh Hi. Ishak, Abdullah M. Naser, Naser Rabo, Elvri Habib, Ridwan Moh. Yamin, Djalal Maradjabesi, Hi. Yetty Nursalim, Murad Polsiri, Ratna Namsa, Taufik Samaka, Malik Muhammad, Ardiyansyah Fauji, Yusuf Bahta, Safrudin Rasyid dan Muhammad Hi. Fatah.

Laporan : Ute

loading...