DPRD Sulsel Anggarkan Armada Truk Sampah di Makassar

oleh -254 views

images(298)-1Makassar– Walikota Makassar, Muh. Ramdhan Pomanto mendesak sejumlah anggota DPRD Provinsi Sulsel untuk memberikan dukungan nyata terhadap suksesnya program pemerintah kota khususnya kebersihan kota Makassar melalui program Makassar ta Tidak Rantasa (MTR).

Menurut Danny Pomanto, dukungan politis dari dewan untuk penganggaran akan berdampak nyata bagi pemenuhan kekurangan sarana dan prasana kebersihan kota khususnya truk pengangkut sampah.

Desakan tersebut dinyatakan Walikota saat menerima kunjungan reses anggota DPRD Sulsel yang dipimpin Sri Rahmi, Kamis (13/11) di Balaikota.

Anggota dewan yang turut hadir diantaranya Rudi Pieter Goni, Andi Yusran Paris, Enre Cecep Lantara, Haidar Majid dan Rahmatikadewi. Seluruh anggota dewan ini merupakan legislator dari daerah pemilihan Makassar.

“Dewan tentu mempunyai kewenangan besar untuk memasukkan kebutuhan kota Makassar akan armada pengangkut sampah itu dalam penganggaran. Dukungan penuh dewan akan sangat membantu,” ujar Danny.

Hingga saat ini, Makassar hanya memiliki 147 unit truk pengangkut sampah dengan kondisi sebagian besar tidak layak dan sudah memerlukan peremajaan. Sementara jumlah sampah yang dihasilkan warga kota Makassar mencapai 500 ton lebih perhari dari sekitar 1,3 juta penduduk kota.

Sementara Sri Rahmi menyatakan keseriusan untuk membawa aspirasi tersebuy dalam pembahasan anggaran nanti. Menurut legislator asal PKS ini, seluruh anggota dewan yang berasal dari dapil Makassar yang berjumlah 15 orang mendukung penuh seluruh program Walikota untuk kebersihan.

“Jelas kami akan memberikan dukungan atas program yang belum tercover sepenuhnya dalam APBD Kota. Dukungan ini dalam bentuk penganggaran sesuai dengan kapasitas kami sebagai legislator,” kata Sri Rahmi.

Jumlah truk sampah yang dijanjikan akan diperjuangkan legislator Sulsel asal dapil Makassar sebanyak 15 unit. Jika dikalkulasi dengan harga perunit truk sampah yang representatif senilai Rp.370 an juta per unit, maka nilai anggaran mencapai Rp.5,5 M lebih.

Selain membahas masalah kebersihan kota, reses anggota dewan Sulsel juga mempertanyakan berbagai persoalan penting lain seperti truk 10 roda, pemekaran kecamatan kepulauan, IPAL, PDAM dan asset pemkot. (HK/RG)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.