Home / HUKRIM / Dua Anak Yatim Diduga Korban Penganiayaan Panti , Ditemukan Anggota Polres Gowa

Dua Anak Yatim Diduga Korban Penganiayaan Panti , Ditemukan Anggota Polres Gowa

GOWA– Anggota jaga Polsek Pallangga yang sementara berpatroli dimalam hari disekitar Panciro tiba-tiba dikagetkan sama pengendara sepeda motor dengan mencegat dan memberhentikan mobil patroli. Selasa (24/7/2018) pkl 23.00 wita.

Setelah mobil patroli berhenti, pengendara tersebut menyampaikan kepada petugas patroli bahwa dua orang anak ini kami temukan dipinggir jalan depan rumah kami pak di Bontoka’dopepe.

Awalnya Pengendara an. Muh. Saleh akan membawa kedua anak tersebut ke Polsek terdekat yakni Polsek Pallangga, setelah dalam perjalanan Muh Saleh melihat mobil sedang patroli dengan menyalakan lampu rotator akhirnya ia mencegatnya dan menyerahkan ke petugas yang sedang bertugas Patroli serta menjelaskan kronologis kejadian.

Hasil diinterogasi awal kedua anak tersebut mengaku bernama IL asal Kabupaten Takalar, dan IM asal Kabupaten Jeneponto, kedua anak tersebut diperkirakan berumur 10 tahun.

Pada Rabu (25/7/2018) pagi, Kasi Humas bersama anggota lainnya menginterogasi ulang kedua anak tersebut dan diduga kedua anak tersebut lari dari salah satu panti asuhan yang beralamat di Makassar hingga kini alamat tersebut belum diketahui karena sering dipukul oleh pengasuh Panti Asuhan tersebut.

Dari keterangan kedua anak tersebut mengatakan mereka berjalan kaki hingga Gedung Graha Pena lalu ada pengendara yang membawanya sampai ke jembatan kembar Kabupaten Gowa dan memberikannya uang sebanyak Rp 10.000 untuk selanjutnya naik Angkot menuju Kabupaten Takalar.

Hingga kini kedua anak tersebut tidak ingin kembali ke Panti Asuhan lalu mereka menangis dan ketakutan.

Untuk demi keamanan sang anak, Kasi Humas Polsek Palangga telah menyerahkan proses selanjutnya ke Unit PPA polres Gowa pada pagi tadi Rabu (25/07/2018) pukul 10.00 Wita.

Kapolres Gowa saat dikonfirmasi tentang temuan dua anak tersebut mengatakan,

“Memang benar ada dua anak ditemukan di jalan dan saat ini diamankan, jika ada indikasi Penganiayaan kami tidak segan-segan melakukan tindakan hukum,” tegas Kapolres Gowa AKBP. Shinto Silitonga. (Fandi)

loading...