Home / Indotimnews / Dua Caleg Milenial Kolut ini Tolak Politik Uang

Dua Caleg Milenial Kolut ini Tolak Politik Uang

KOLAKA UTARA– Politik uang juga diperkirakan masih akan mewarnai kontestasi Pilcaleg 2019.

Menurut Muhammad Awaluddin politisi muda PDI Perjuangan yang juga maju Di dapil 1 Kab.Kolaka Utara  (Kolut) sangat sulit menghapus praktik politik uang, ketika cara berpikir politisi masih transaksional.

Idealnya, pemilu merupakan mekanisme pemilihan oleh publik untuk memilih pejabat publik dengan melihat aspek visi dan misi program, untuk menjawab persoalan-persoalan publik .

“Tetapi, akibat politik uang, relasi keterpilihan bukan didasari pemikiran ideal. Tetapi, bergeser ke arah nilai transaksional dalam pemilihan Calon Legislatif,” ungkap mantan aktivis ini.

Sementara, Iqbal politisi  Partai Golkar mengajak masyarakat untuk sadar bahwa politik uang bukanlah sebuah berkah dalam perhelatan pilcaleg.

Jangan sampai, hanya gara-gara uang Rp. 50.000, Rp 100.000, atau bahkan Rp.200.000 masyarakat tidak memperoleh pemimpin yang baik.

“Politik uang bukan berkah dalam pemilu, tetapi aib dalam pemilu,” tegas Iqbal. (*)

loading...