Duh, Karena Kesulita BBM, Nelayan di Pangkep Kian Menjerit

oleh -409 views

20141005_23_42_33-1Pangkep– Kondisi ukuran kesejahteraan para warga nelayan kini semakin memprihatinkan di daerah ini,  sebahagian besar berada dalam ruang lingkup dibawa rata-rata kemiskinan.

Sedang mata pencaharian mereka hanya dari hasil melaut, mencari ikan, namun kini sulit lagi mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM), membuat para warga nelayan semakin menjerit untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Memang pak, sangat sulit para nelayan kita untuk mendapatkan BBM, kami berharap agar dalam Pemerintahan Jokowi/JK ini ada sistem pelayanan yang berpihak dan mudah didapat BBM bagi nelayan, itu harapan kami terhadap Jokowi/JK, presiden terpilih, saya sekeluarga pendukung berat Jokowi./JK karena dia sangat memperhatikan masyarakat nelayan” ujar Muntaha.

Biasanya para nelayan telah aktif melaut, dengan tujuan mencari ikan, guna menghidupi keluarganya, membiayai anaknya dari sekian kebutuhan, termasuk biaya anak sekolah, namun kini dibatasi lagi atas ketersediaan BBM, di persulit untuk mendapatkan BBM,  sehingga pekerjaan yang secara aktif selama ini di gulutinya melaut, nampaknya  harus tertunda dulu, tergantung  adanya BBM yang di dapat dari pertamina.

“Kalau ada lagi BBM yang kita di kasih (di beli) dari pertamina, kita melaut lagi”  Ujar H. Muntaha, warga Nelayanbelum lama ini, di kediamannya di Pelabuhan Majinibaji Labakkang.

H. Muntaha, yang juga termasuk dirinya di berikan kepercayaan dari para warga nelayan, untuk mencarikan BBM di pertamina, nampaknya tidak bisa di penuhi sebab hanya kebutuhan dirinya saja yang di penuhi, dengan surat keterangan atas kebutuhan hanya 20 liter perhari, itupun juga biasanya tidak di kasih sepenuhnya dari pertamina, bahkan ada juga pertamina tidak mau melayani nelayan, diantaranya pertamina Laikang Kecamatan Mar’ang.

Di akui H. Muntaha, bahwa banyak nelayan kita yang tidak tahu, untuk mendapatkan BBM, karena harus ada keterangan dari Dinas Perikanan, itupun juga, memakan waktu dan tidak tahu prosedurnya, sehingga H.Muntaha menolong mereka, dari 20 liter yang di dapat, biasanya hanya di kasih terhadap nelayan yang sangat membutuhkannya.

(Veritakoitaonline)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.