FORMALK: Pertambangan Liar Marak di Sultra, Gubernur Harus Mundur

oleh -229 views

IMG_20141006_233314-1Makassari– Terkait maraknya pertambangan yang dinilai ilegal di Sulawesi Tenggara (Sultra), Forum Mahasiswa Lintas Kampus (FORMALLk)
Meminta Gubernur daerah itu, untuk hengkang dari jabatan.

Formal yang menggelar aksi unjukrasa, Senin (6/10/2014), di depan Kantor perwakilan Provinsi Sultra, dengan jumlah puluhan mahasiswa dalam orasinya, meminta pula Gubernur Sultra untuk mempertanggungjawabkan maraknya pertambangan yang dinilai hanya merugikan negara dan menguntungkan sejumlah pihak pengusaha.

“Pertambangan yang marak ini, tidaklah sesuai dengan prosudural yang ada. Sehingga daerah dirugikan,” ucap Muhammad Awal, Jenderal Lapangan aksi demonstrasi tersebut.

Pengunjukrasa inipun bakal mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk mengusut tindak pidana pencucian uang senilai Rp. 40 Miliar yang diduga keras dilakukan oleh Gubernur Sultra.

“Kami minta segera KPK melakukan pemeriksaan terhadap gubernur yang ditengarai melakukan pencucian uang bersama Chen, pengusaha dari Taiwan yang bergerak di bidang pertambangan,” tambah jenderal lapangan Formalk..

Selain itu, para mahasiswa inipun menilai, adanya indikasi dugaan praktek KKN Gubernur Sultra yaitu sumbangan pihak ketiga yang melanggar hukum, serta penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) yang inprosedural.

“Ini adalah sebuah tindakan kejahatan yang dilakukan oleh seorang pemimpin di Sultra ini. Selain itu kegiatan melanggar hukum yang dilakukan oleh Gubernur adalah melanggar amanah rakyat yang diberikan untuk lima tahun kedepan,” cetus Muhammad Awal.

Sebab itu, FORMALK akan melakukan pemboikotan aktivitas perwakilan Sultra di Makassar, apabila tuntutannya tidak diindahkan. (Zul)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.