Front Mahasiswa Taliabu Minta aparat hukum selidiki anggaran pembangunan Bandara Kota Bobong Maluku Utara

oleh -297 views

IMG_20151107_210855_editMakassar– Front Mahasiswa Peduli Taliabu, mengecam keras pemerintahan Kabupaten Taliabu, Maluku Utara yang hingga saat ini belum mampu merampungkan pembangunan Bandar Udara Kota Bobong, yang berlokasi di Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Taliabu.

Faldin, salahsatu aktivis Front Mahasiswa Peduli Taliabu yang melaksanakan study di Kota Makassar, menilai terjadinya kelambatan pembangunan bandara yang menelan biaya mencapai ratusan miliar rupiah ini dikarenakan adanya kepentingan politik para petinggi daerah tersebut.

“Bayangkan saja, pembangunan ini sudah dimulai sejak Tahun 2007 hingga saat ini tak ada kejelasan dari pemerintah setempat. Kami mengindikasikan kepemimpinan bupati tak becus dan tak ada transparansi penggunaan anggaran pembangunan bandara itu,” jelas Faldin, Sabtu (5/12).

Menurutnya kepemimpinan mantan Buapati Ahmad Hidayat Mus yang memimpin dua priode (2005-2010 dan 2010-2015), bandara ini terkesan pembangunannya terlantar. Pada hak bandara tersebut sangatlah dibutuhkan masyarakat.

Nah, terkait pernyataan Kepala Bidang Perhubungan Dinas Perhubungan dan Parawisata Komunikasi dan Informatika Kabupaten Taliabu, Tatriyadi, bahwa Dirjen Perhubungan dan sejumlah konsultan yang menilai pembangunan bandara akan rampung Tahun 2017, sangat diragukan oleh Front Mahasisw Peduli Taliabu.

“Perampungan itu membuat kami ragu. Jika melihat kondisi bandara yang ada saat ini, masih membutuhkan waktu yang cukup lama. Dan ini menuai pertanyaan kami terjait anggaran yang disiapkan,” tambah Faldin.

Sebab itu, aktivis Front Mahasiswa Peduli Taliabu meminta aparat hukum Kejaksaan Tinggi Maluku Utara dan Polda Maluku Utara untuk turun melakukan pemantauan untuk melihat indikasi kerugian negara akibat penggunaan anggarap pembangunan Bandara udara Kota Bobong, Maluku Utara.

Laporan: Zoel

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.