Home / Indotimnews / Gelar Pelatihan Berbasis IT, SDM Siswa SMP di Takalar Digenjot

Gelar Pelatihan Berbasis IT, SDM Siswa SMP di Takalar Digenjot

Takalar—-Berdasarkan Permendikbud no. 19 tahun 2007 tentang standar pengelolaan, setiap sekolah pada semua jenjang pendidikan, termasuk SMP, harus menyusun Rencana Kerja Sekolah (RKS) dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).

Karena pengelolaan sekolah yang menggunakan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) membutuhkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) maka dibutuhkan keterampilan dalam penyusunan pelaporan yang lebih terinci.

Maka dari itu Dinas Pendidikan Takalar mengambil inisiatif untuk menggelar pelatihan berbasis IT (Informasi dan Technologi) untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM), utamanya para kepala sekolah, dan telah usai digelar beberapa waktu lalu.

Menurut Kepala seksi Pembinaan SMP kabupaten Takalar, Abd Malik, yang ditemui di ruang kerjanya oleh awak media pada hari Senin (02/07) kegiatan ini dikenakan biaya sebesar Rp 1 Juta/sekolah untuk pembayaran aplikasi, honorarium untuk narasumber dan akomodasi.

“Satu Juta itu untuk pembayaran aplikasi, honorarium untuk narasumber dan pembayaran penginapan” jelasnya.

Di hari yang sama Kadis pendidikan kabupaten Takalar, Muh. Darwis menjelaskan di ruang kerjanya, tentang regulasi penggunaan dana BOS. Berdasarkan rekomendasi dari hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2017.

Dikatakan, Beberapa regulasi penggunaan dana BOS yang baru, karena mengacu pada permendikbud, permenkeu dan permendagri yang harus singkron.

“Ini untuk peningkatan SDMnya, supaya kepala sekolah memahami, karena sekarang ini bukan cuma permendikbud, tetapi ada permenkeu dan permendagri yang mengatur semua itu dan harus singkron semua,” jelasnya. (Darmin/mus)

loading...