GEMPAR: Penyelenggara Pemilukada Bulukumba tidak tegakkan prinsip jujur dan adil

oleh -132 views

IMG_20150803_105442Bulukumba– Terkait dengan penyelenggaraan pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) serentak, penyelenggara pesta rakyat di Kabupaten Bulukumba, Sulsel ini menuai sorotan dengan bentuk aksi demonstrasi dari pihak Gerakan Mahasiswa Penegak Demokrasi (GEMPAR), Senin (3/8/2015).

Dalam rilis yang diterima, aksi GrEMPAR yang dikoordinatori, Rahmat mengakui, penyelenggara pemilukada di daerah tersebut tidak menujukan prinsip jujur,rahasia dan adil.

“Pihak penyelenggara bahkan terindikasi memihak dan melakukan pelanggaran yang menyalahi aturan perundang undangan yang sebagaimana diatur dalam UU No. 12 Tahun 2003 dan UU No. 22 Tahun 2007  tentang sikap mandiri dan independensi KPU,” ucap Rahmat.

Selain itu, demonstran juga menyayangkan sikap dari Bawaslu yang tidak menindak tegas pelanggaran yang dilakukan oleh oknum. Bahkan kandidat yang melakukan black Compaign baik di media sosial bahkan di ruang ruang publik, terbiarkan, tanpa ada penindakan.

“Tentunya, harapan pemilukada kali ini tak lepas dari cita cita indonesia yang bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Tetapi apa yang terjadi berdasarkan fakta, hanya orang orang yang memiliki uang membeli partai,KPU dan BAWASLU untuk kemudian maju sebagai kandidat demi memperkaya diri dan kelompok yang akan melahirkan pemimpin yang berorientasi uang,” cetus Rahmat. (Zl)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.