Home / HUKRIM / GEMPAR Sulsel Bakal Kembali Unjuk Rasa Soal Penjualan Lahan di Mangarabombang Takalar

GEMPAR Sulsel Bakal Kembali Unjuk Rasa Soal Penjualan Lahan di Mangarabombang Takalar

MAKASSAR– Entah mengapa, sudah beberapa Kali aktivis GEMPAR SulSel menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur SulSel dan Kejati SulSelbar soal Penjualan Lahan di Mangarabombang Kabupaten Takalar sampai hari ini belum juga ditanggapi pemerintah yang berwenang.

“Jelas sekali berbagai hasil tuntutan yang telah diangkat dan diaspirasikan di depan Kantor Gubernur dan Kantor Kejati SulSelbar namun belum ada hasil yang memuaskan sampai hari ini,” jelas Presiden GEMPAR, Sadiq dalam rilisnya yang diterima media ini, Kamis malam (23/8/18).

Diakuinya, sangat kecewa melihat ketidakpedulian PLT Gubernur Sulsel yang terkesan tutup mata atas dugaan pelanggaran hukum yang filakukan olehbawahanya PLT Sekda Provinsi Sulsel.

“Kami menduga PLT Sekwilda Sulsel ikut terlibat penjualan lahan negara di Kecamatan Mangarabombang yang melibatkan mantan Bubapti Takalar yang terjerat kasus korupsi dan sekarang Telah memjalani hukuman.

Yang lebih parahnya lagi kata Sadiq, PLT Sekda SulSel Ini dinilai telah melanggar Kode Etik ASN, dengan melibatkan diri berpolitik praktis pada saat Pilgub Sulsel dengan salah satu paslon Gubernur Sulsel beberapa bulan lalu.

“Kami punya bukti outentik seperti dokumentasi. Artinya Afiliasi Politik Praktis Dia Telah Lakukan Dan Pada Akhirnya Dia Lupa Dengan Aturan Hukum PP No 42 Thn 2004 Dan PP No 5 Thn 2011 Semua Dilanggar,” terangnya.

Jadi Semua Problem Besar ini bakal kembali Ditindak Lanjuti GEMPAR

Ini tuntutan yang akan dibacakan saat mrmggelar aksi unjuk rasa;

1. Tangkap Dan Adili PLT Sekwilda Pemprov SulSel Karna Di Duga Terlibat Dalam Beberapa Kasus Korupsi
2. PLT Gubernur SulSel Harus Mencopot PLT Sekwilda Dari Jabatanya Karna Kami Menganggap Pengankatanya Tidak Di Benarkan Dan Telah Melanggar Peraturan Pemerintah Aparatur Sipil Negara (ASN) No 42 Thn 2004
3. Copot PLT Sekwilda Yang Bermain Politik
4. Copot PLT Sekwilda Yang Tidak Netral Dalam Pilgub SulSel

“Minggu depan kami akan kembali mendatangi Kantor Gubernur Dan Kejati Sulsel bahkan Polda Sulsel untuk meminta agar semua pihak yang terlibat dalam kasus ini segera diproses hukum,” punhkas Sadiq. (RILIS)