Gempur dan Warga Bangkala Loe tolak pekerjaan jalan beton, talud dan decker, ada ketimpangan?

oleh -233 views

PhotoGrid_1466179163140Jeneponto– Aktivis Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (Gempur) yang didukung ratusan warga Desa Bankala Loe, Kecamatan Bontoramba, menolak pekerjaan jalan beton, talud dan decker di desa tersebut.

Menurut Ketua Ymum Gempur, Irsan Karsa dalam rilisnya yang diterima indotimnews.com, Jumat malam (17/6), bahwa pekerjaan tersebut terindikasi penuh dengan ketimpangan, diantaranya, volume pekerjaan tak sesuai degan anggaran yang disiapkan dari APBN 2016 dengan nilai kontrak Rp. 1.833.160.000

“Kami dari Gempur dan warga disekitaran proyek.menolak pekerjaan proyek tersebut yang dipaketkan dengan pekerjaan Penbangunan PSD Pemukiman Pedasaan Potensial Agropolitan,” ucap Irsan Karsa.

Lanjut Irsan, pekaksana penyedia jasa pekerjaan ini adalah CV. Mandiri dan diduga proyek ini penuh dengan permainan. Salah satunya sertu yang dikeruk dari sungai disekitaran proyek dijadikan dasar penbuatan aspal beton.

Demikian dengan penggunaan  besi yang seharusnya menjadi tulang pada aspal beton tersebut, malah  hanya sebagian yang digunakannya

“Hal ini kami anggap  kejahatan terstruktur. Dinas PU Provinsi Sulsel harus bertanggun jawab,” pungkasnya.

Editor: Malik

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.