Gerakan Penanaman 10.000 Pohon Kelor, Pemerintah Kecamatan Pallangga Raih Penghargaan dari LEPRID

oleh -150 views

Gowa –  Pemerintah Kecamatan Pallangga Bersama Ibu Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa mendapatkan penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) karena berhasil memecahkan rekor penanaman 10.000 pohon kelor di seluruh wilayah Kecamatan Pallangga.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Utama Leprid, Paulus Pangka kepada Ketua TP PKK Kecamatan Pallangga, Hj. Rismawati Kadir Nyampa didamping Camat Pallangga, Taufik M Akib di Kampung Rewako Desa Julubori, Kamis (26/11/2020).

Rismawati mengatakan penanaman pohon kelor yang dilakukan di 4 kelurahan dan 12 desa di Kecamatan Pallangga ini sebagai upaya pencegahan dan penanganan stunting di wilayah Kabupaten Gowa khususnya di Kecamatan Pallangga.

Mengingat kata Rismawati yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan ini, tahun 2019 Kecamatan Pallangga merupakan salah satu Kecamatan dengan angka stunting yang cukup tinggi.

“Kelor ini memiliki sumber gizi yang tinggi dari sumber makanan yang lain, mengkonsumsi satu piring kelor sama dengan meminum susu 7 gelas dan sama dengan mengkonsumsi wortel dua kilo,” kata Rismawati.

Ia berharap melalui Pencegahan stunting dengan gerakan menanam 10.000 pohon kelor bisa menyelamatkan 1.000 hari pertama kehidupan dengan pembentukan secara sempurna 100 milyar jaringan otak anak-anak dan bisa terbantu dengan asupan gizi dan makanan yang baik sehingga melahirkan anak-anak yang baik dan sehat untuk Kabuapten Gowa.

“Salah satu intervensi yang kita lakukan di dalam upaya pencegahan stunting adalah perbaikan asupan gizi untuk anak-anak kita. Dimana intervensinya tentu bukan pada saat anak lagi tetapi mulai sejak di dalam kandungan sampai anak tersebut dilahirkan,” tambahnya.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Kamsina mengapresiasi langkah TP PKK Kecamatan Pallangga dalam upaya penanganan stunting di Kabupaten Gowa khususnya di Kecamatan Pallangga.

“Saya bangga dengan apa yang kita lakukan hari ini seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Pallangga. Kita berharap bukan hanya Kecamatan Pallangga yang bisa berbuat seperti itu tapi kami menyampaikan kepada seluruh camat bagaimana penanaman pohon kelor ini bisa dilakukan karena banyak gunanya,” harapnya.

Sementara itu Camat Pallangga Taufik M Akib Mengatakan, Kita ketahui bersama bahwa Stunting adalah Kondisi gagal pertumbuhan pada Anak akibat kekurangan Gizi. Olehnya itu perlu dicegah dengan konsumsi makanan yang bergizi dan bervitamin. Menurut penelitian WHO bahwa Daun Kelor memiliki kandungan Gizi dan Vitamin yang lebih tinggi dibandingkan dengan Buah, Sayuran dan Susu sehingga oleh WHO Kelor dinyatakan Tanaman Ajaib.

“Alhamdulillah Gerakan Penanaman 10.000 Pohon Kelor Untuk Cegah Stunting mendapatkan apresiasi, penghargaan dan tercatat dalam Rekor LEPRID (Lembaga Prestasi Indonesia Dunia),” kata Taufik.

Lanjut, Taufik menambahkan, Untuk mencegah Stunting khususnya di Wilayah Kecamatan Pallangga timbul ide dari Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Pallangga Hj. Rismawati Kadir Nyampa, untuk membuat suatu gerakan yang melibatkan seluruh Elemen Masyarakat yakni,

” Para Perangkat Desa, Koramil, Polsek dan ASN lingkup Kecamatan Pallangga, menanam Kelor secara serentak di seluruh Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Pallangga dengan target 10.000 Kelor yang nantinya dapat dikonsumsi sebagai makanan alternatif dalam mencegah Stunting,” tambah Taufik.

Penanaman yang dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Kecamatan Pallangga ini juga melibatkan Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, Pemerintah Kelurahan, Koramil, Polsek, UPT dan UPTD se-Kecamatan Pallangga serta seluruh masyarakat Pallangga, (Fan)

loading...
loading...