Gila Ketangkasan Bola Gelindig Ala Judi Ada di Samping Masjid di Jeneponto

oleh -250 views

IMG_20150323_010410Indotimnews.com– Praktek judi, permainan bola gelinding yang di gulirkan di atas meja, kali ini beroperasi di kabupaten jeneponto provinsi Sulawesi selatan, di duga mendapat dukungan beberapa pihak yang diduga menjadi bekingnya untuk memperkuat posisi keberadaan aktipitas pasar malam , tempat praktek judi tersebut. Di lokasi pasar malam terdapat dugaan judi bola gulir dikecamatan Binamu, Kelurahan Balang toa Kab. Jeneponto salah satu pengelolah pasar malam yang beroperasi di kabupaten jeneponto di ketahui bernama Tamrin. Dalam operasi kesehari- hariannya melihat dari segi aturan mainnya setiap pemasang harus memilih 1 dari 12 pilihan dari 4 warna berbeda.

Selanjutnya para pemain di beri kesempatan untuk memasang atau bertaruh dengan uang tunai dari Rp, 1.000 rupiah. Sampai 1 juta rupiah bahkan bisa dengan sebungkus sampai sepak rokok. Sebelum bola di gulirkan kemeja khusus ( tempat bola akan menunjukkan salah satu gambar dengan warna yang tepat kemudian di jadikan dasar yang kelak akan di bayarkan hadiah kelipatannya- red ). Lalu di pandu seorang protokol atau operator yang tugasnya mengarahkan permainan lengkap Mic di tangan “ pasang banyak kena banyak silakan pasang sebelum bola kembali di gulirkan kemeja,” Jelanya Memandu

Lantaran mendapat sorotan oleh media maka pemasang dengan uang tunai dan rokokpun di alihkan atau diganti kupon ( disediakan pos khusus tempat penukaran kupon dan hadiah- red ). dari segi hadiah kelipatannya setiap pemain dinyatakan berhak memdapat pembayaran dari pengelolah apabila uang rokok atau kupon yang di letakkan di tempat yang tepat di salah satu gambar yang berwarna sama dengan letak bola yang habis di gulirkan berhenti pada gambar dan warna yang sama di meja khusus fasiitas CCTV di siapakan untuk mempermudah pandangan pemain- red ).

Maka akan di bayarkan dengan uang tunai di mana Rp. 1000,- menjadi Rp. 10.000 atau sebungkus rokok menjadi sepak rokok atau 1 juta menjadi 10 juta yang tidak lebih mirip dengan kupon putih (shio-red ). Pengunjung pasar malam sendiri rata-rata hanya meramalkan stand bola gulir di mana praktek judi berlangsung karena ada taruhan dengan besar. Aktifitas pasar malam diduga beroperasi sejak minggu kemarin maret sampai sekarang, namun belum ada tanggapan serius dari pihak lain.

Itulah gambaran situasi pasar malam yang diduga ada aroma judi yang lokasinya stadion mini turatea samping mesjid agung Kecamatan Binamu. Kendati pemberabatasan judi semacam hal tersebut bukannya para pengelolah takut dan menhentikan aktifitasnya melainkan di lokasi telah pamer kekuatan setelah adanya oknum-oknum yang dengan terang- terangan datang membelahnya di garis depan akibatnya dari pihak terkait, kelihatan ikut di pengaruhinya.

Tim Advokasi Lembaga Pengaduan Masyarakat Turatea (LPMT) Nasir Tinggi mengatakan kepada beritakotaonline, pada malam minggu (22/3/2015) pasar malam tersebut di duga telah banyak meresahkan masyarakat. Ironisnya lagi bertempat disamping mesjid agung kab jeneponto dan tidak hanya itu Pasar malam tersebut berpindah-pindah lokasi untuk mencari tempat ramai dikunjungi para petarung. Kehadiran pasar malam dikabupaten jeneponto sudah mulai jadi perbincangan publik karena jelas sekali telah kelihatan praktek judinya. Ungkap Tinggi

“saya harap pihak yang berwenang untuk bertindak tegas, untuk memberantas pasar malam yang berkedok judi bola tersebut, karena merusak moral anak di usia dini yang juga ikut bermain” tegas Nasir.

Selanjut ia katakan sampai sekarang belum ada tanggapan serius dari pihak pemerintah maupun dari pihak intitusi terkait hal tersebut diduga telah melakukan pembiaran dan sengaja tutup mata. kata dia. (Zul)

Editor : Andi A Effendy

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.