Guru Agama Kristen di Sulsel diminta menjadikan nilai kultur atau lokalitas di tengah masyarakat

oleh -361 views

Indotimnews– Kanwil Kementerian Agama Sulsel melalui Pembimas Kristen mendatangkan sebanyak 30 orang guru agama Kristen se Prov. Sulsel di Hotel Same Makassar sore ini (senin, 13 November 2017)

Ke 30 orang dari sejumlah kabupaten kota di sulsel tersebut sengaja didatangkan guna mengikuti Kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen selama tiga hari kedepan yakni tanggal (13 – 15 November 2017)

Dalam Laporannya dihadapan Kakanwil Kemenag Sulsel H. Abd. Wahid Thahir dan Pembimas Kristen Ibu Marlin Naray, Slamet yang juga ketua Panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen utamanya dalam penerapan kurikulum 2013 yang telah direvisi dan juga untuk meningkatkan wawasan serta kemampuan Guru Agama Kristen dalam menanamkan nilai nilai keagamaan kristen kepada para siswanya termasuk mengajarkan bagaimana metode perhitungan angka kredit bagi para guru.

Kakanwil Kemenag Sulsel dalam Arahannya sebelum membuka Kegiatan ini secara resmi meminta kepada para guru Agama Kristen di Sulsel agar menjadikan nilai kultur atau lokalitas di tengah masyarakat kita tetap menjadi salah satu referensi dalam memberikan pembelajaran selain dari Kompetensi yang diwajibkan dimiliki oleh seorang Guru, yaitu kompetensi pedagogik, sosial, dan profesional.

Selain itu, Kakanwil juga berpesan agar setiap Guru wajib menginstall terus pengetahuannya terlebih di era tekhnologi modern saat ini, dimana semua kalangan bisa mengakses ilmu pengetahuan dan wawasan keilmuan kapan dan dimanapun, siapa yang sering atau cepat memanfaatkan peluang atau potensi tekhnologi , maka dialah yang terbaik saat ini, meskipun harus tetap bijak dalam penggunaan dan pemanfaatannya.

terkait kurikulum 2013, Beliau menyampaikan bahwa aspek kognitif, apektif, psikotorik adalah isi dari kurikulum atau metode pembelajaran Kurikulum 2013 yang harus diberikan dan ditanamkan kepada para siswa atau anak didik, agar peserta didik kita bisa menjadi generasi yang paripurna dalam wawasan keilmuan tapi tetap berakhlak dalam berprilaku di kesehariannya, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan sosialnya.

Kakanwil juga menyampaikan bahwa performance seorang pendidik juga menentukan suasana pembelajaran. olehnya itu, seorang guru harus menjaga penampilannya di hadapan para anak didiknya, mulai dari cara berpakaian, bertutur kata dan bersikap.

dari kegiatan ini nantinya diharapkan mampu menilai sejauh mana pengaruh standar pendidikan mampu meningkatkan kualitas anak didik kita. Karenanya, selain bekal kemampuan atau.m kompetensi, guru juga harus mengajar dengan hati, sehingga ada ketersambungan rohaniah antara apa yang diberikan oleh seorang guru dengan apa yang diharapkan oleh anak didiknya. Tambah Kakanwil.

Dikegiatan ini Pembimas Kristen selaku penyelenggara akan mendatangkan beberapa Narasumber diantaranya dari Assesor Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang juga merupakan salah satu dari tim penyusun yangvterlibat langsung dalan penyusunan Kurikulum 2013. selain itu, panitia juga mendatangkan Pemateri dari unsur Akademisi dari Perguruan Tinggi Teologi Kristen dan dari Kanwil Kemenag Prov Sulsel. (wrd)

dilaporkan oleh :
Mawardy Siradj
Pelaksana pada Subbag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Prov. Sulsel.

loading...
loading...