H.M.Mukhtar Noerjaya; Keutamaan Malam Lailatul Qadar

oleh -214 views

MAKASSAR– Hari ke duapuluh tujuh Pesantren Ramadhan Virtual UMI membahas Keutamaan Malam Lailatul Qadar dengan Narasumber H.M.Mukhtar Noerjaya/Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Ahad  (9/5).

Hadir Prof.Dr.Hj.Masruraj Mokhtar, Wakil Dekan IV Fak.Teknik UMI Dr.Nursetiawati, Kabid Tahfizh UMI Ahmad Abd.Razak, M.Pd, sejumlah dosen dan mahasiswa UMI, dipandu Host Dr.M.Ishaq Shamad dan Dr.Nurjannah Abna.

H.M.Mukhtar Noerjaya menjelaskan keutamaan bulan Ramadhan, diantaranya turunnya malam lailatul qadar, yakni malam turunnya al-Qur’an dan lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu, turun para malaikat untuk mengatur segala urusan. Semoga kita semua dapat menemui malam lailatul qadar tersebut di dalam bulan suci Ramadhan tahun ini, harapnya.

Host Dr.M.Ishaq Shamad mempertanyakan bagaimana ciri-ciri malam lailatul qadar tersebut dan bagaimana cara meraihnya. Demikian pula Host Dr.Nurjannah Abna mempertanyakan apa yang harus dilakukan agar kita dapat menemui malam lailatula qadar?

Prof.Dr.Hj.Masrurah Mokhtar menceritakan pengalamannya ketika masih gadis di Bone, kampung kelahirannya pada suatu malam, semua keluarganya begadang membaca al-Qur’an, dan menunggu turunnya malam lailatul qadar. Saat itu, ia menyaksikan ada semacam lubang (mirip lubang di dalam film lorong waktu), ia tidak terlalu yakin, apakah saat itu turun lailatul qadar, tetapi Imam Kajuara saat itu, mengatakan “Masrurah” yang mendapatkannya. Hal ini juga diceritakan pada alm.KH.Puang Ramma saat membawakan Taushiyah di rumahnya, dan Puang Ramma juga membenarkannya. Oleh karena itu,ia betul-betul merasakan lezatnya iman dan ibadah kepada Allah Swt, sehingga segala sesuatu yang diinginkan selalui disampaikan ke Allah Swt, melalui doa, termasuk ketika masih menjabat Rektor UMI, setiap ada kebijakan yang ingin diputuskan, maka ia selalu meminta do’a kepada Allah Swt. Demikian pula jika ada cucunya yang ingin lanjut study atau lainnya, mereka selalu minta didoakan, dan alhamdulillah, Allah mengijaabah. Untuk itu, ia berharap agar segenap sivitas akademika UMI, agar banyak berdoa, doa tersebut harus diulang-ulang setiap saat, jelasnya.

Kabid Tahfiz UMI Ahmad, M.Pd mempertanyakan bagaimana agar bisa istiqamah dalam menjalankan ibadah, khususnya puasa Senin dan Kamis serta shalat tahajjud, karena ibadah seperti itu yang selalu dilakukan oleh Bunda Prof.Masrurah Mokhtar, sebutnya. Selain itu, dari penjelasan Nabi Muhammad Saw melalui Hadis dan pandangan sejumlah ulama, kelihatannya tadi malam (malam ke-27) Ramadhan turun lailatul qadar. Salah satu tandanya, kelihatan hening tadi malam, daun-daun tidak ada yang bergoyang, hujan juga rintik-rintik, sebutnya.

Host M.Ishaq Shamad menambahkan Allah berfirman tu’til hikmata man yasyaa’ (Allah memberi hikmah kepada siapa yang dikehendakiNya), artinya Allah memberikan hikmah dan keberkahan kepada hamba yang dekat dengan Allah Swt. Semoga malam lailatul qadar di bulan Ramadhan ini, memberikan keberkahan kepada seluruh sivitas akademika UMI, harapnya.

loading...
loading...