Home / Indotimnews / Habib Riziq Shihab Akhirnya Memberikan Sinyal Kembali Ke Tanah Air

Habib Riziq Shihab Akhirnya Memberikan Sinyal Kembali Ke Tanah Air

JAKARTA– Kabar kepulangan HRS dari semakin kencang berhembus, bersama panitia penjemputan kedatangan HRS. Hari ini, Dikawal oleh lembaga Bang Japar, Forkabi, Alumni 212 mengadakan konferensi pers menjemput Guru Besar HRS, Bertempat di Kantor Laws Firm, Egi Sujana & Partners Jl. Tanah Abang III, Jakarta Pusat. (10/2).

Egi Sudjana selaku ketua partai pemersatu bangsa (PPB) dan juga langsung mengetuai proses kepulangan HBS Mengatakan, ” Sehubung Kami disini atas panitia penyambutan imam besar habib riziq sihab (HBS), sebagai panitia merupakan satu kesepakatan yang di nyatakan dalam mukernas persaudaraan alumni 212 “.

Egi Sujana Menambahkan, Sebelumnya presidium alumi 212. berubah nama menjadi persaudaraan alumni 212, dengan 2 pengertian, kalau alumni dihilangkan berarti menghilangkan sejarah itu sendiri. Bagaimana buat yang tidak hadir saat 212.

Kepada Pemerintahnya, mohon sangka baik, Kalau empati ikut merasakan dan ikut membantunya, kalau simpati ikut merasakannya yaitu Solidaritas. Makanya di ganti dengan kata persaudaraan. berjamaah dengan kolektif.

Dalam mukernas di puncak, 25 – 27 Januari 2018 ini. Satu keputusannya adalah, karena animo besar dari umat, ingin habib pulang, satu kuncinya bukan karena habib ingin pulang, kenapa tanggal 21. karena bertempatan dengan jargon 212. tanggal (21/2). Maka langsung saya di kukuhkan sebagai ketua PPIB.

Menurut pesan yang diterima Razman Ali (Lawyer) yang baru saya kembali umroh dari mekah pesan beliau Imam Besar HBS. ” Pertama, Bahwa PPUA Tim ( Penggerak Pembela Ulama) dalam hal ini harus tetap berkoodinasi dengan beliau di mekkah dibawah kepemimpinan bapak Egi sujana.

” Kedua Bahwa beliau sedang memantau tentang peta politik Indonesia, bahkan seluruh kepala daerah ada di hanphone beliau, data data calonnya dari 170 yang bertarung seluruh Indonedia ada di dalam data beliau, Imam Besar HBS “. Beliau mengatakan, saya cinta NKRI, Saya Cinta Indonesia, Saya cinta Bhinneka tunggal ika, saya tidak anti pancasila. Kalau tidak diduga lagi adanya kriminalisasi, Kalau tidak diduga ada Diskriminasi. Dan Kita membutuhkan kepemimpinan beliau di republik ini.

Ditambahakan Razman, ” Saya melihat, sebagai seorang lawyer, sebagai seorang warga negara Apa susahnya menyampingkan kasus beliau ini, ada diskresi diskresi khusus keluarkan SP3, demi kemaslahatan negara mengenai kasus HBS ini.

Terakhir tutup Razman, Pesan beliau kita harus solid, tidak ada yang anti dengan yang bukan agama Islam. Beliau cinta Indonesia, karena Islam itu Rahmatanlilalamin. (Ichsan)

loading...