Hari HAM: Unjuk rasa KAMI tuding Rezim Jokowi anti demokrasi

oleh -218 views

Indotimnews– Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) yang tergabung dalam dua lembaga yakni Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) dan Himpunan Mahasiswa Liukang Tangaya (HIMALAYA-KAB.PANGKEP) memperingati Hak Asasi Manusia (HAM). Sabtu (10/12/16) tadi, dengan melakukan aksi unjuk rasa.

Aksi yang di lakukan di pertigaan Jalan Hertasning-Halan Pettarani sambil membentangkan spanduk diwarnai dengan Pembakaran ban bekas.

Jenderal lapangan aksi KAMI, Junaedi dalam orasinya mengatakan, rezim Jokowi anti demokrasi karena banyaknya pelanggaran-pelanggaran Hak Asasi Manusia yang terjadi di indonesia.

Maka itu, mereka menyatakan sikap seperti, Tegakkan UU pasal 28e ayat 3, usut tuntas kasus pembunuhan Aktivis HAM (Munir) yang kini berkas perkaranya di indikasi kuat dihilangkan, bebaskan seluruh Aktivis yang di tuduh Makar, hentikan kekerasan dan usut tuntas pelaku tindakan represif terhadap Jurnalis Indonesia, tegakkan Pancasila dan UUD 1945 tanpa Amandemen dan stop kriminalisasi hukum dan bebaskan aktivis yang dituduh pelaku pembakaran motor depan Unismuh Makassar.

Sementara, dalam bahasa orasi Koordinator mimbar Tamrin juga mengatakan hari ini di bawah kepemimpinan rezim Jokowi Widodo pancasila dan UUD 1945 dapat di intervensi oleh kepentingan politik sehingga amanah konstitusi semakin lemah. Tegasnya.

Aksi inipun sempat menjadi perhatian warga maupun pengguna jalan yang melintas di sekitar area unjuk rasa.

Demikian halnya, aparat kepolisian, melakukan pemantauan dan mengawal jalannya aksi tanpa ada insiden yang terjadi.

Kiriman: Adhi P. Plaza

loading...
loading...