Hari kedua puluh delapan Pesantren Ramadhan Virtual UMI: Ibadah Ramadhan Kaitannya dengan Kesehatan

oleh -236 views

MAKASSAR– Hari kedua puluh delapan Pesantren Ramadhan Virtual UMI membahas “Ibadah-Ibadah di dalam Bulan Ramadhan Kaitannya dengan Kesehatan”, dengan narasumber Dr.dr.Nasruddin Andi Mappawere (Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran UMI) (10/5). Hadir Dekan Fakultas Teknik UMI Dr.Ir.H.Mukhtar Tahir, MT, Psikolog UPT PKD UMI Syahrul, M.Psi, sejumlah Wakil Dekan IV, dosen dan mahasiswa UMI, dipandu host Dr.M.Ishaq Shamad dan Dr.Nurjannah Abna.

Dr. Nasruddin menjelaskan ibadah-ibadah di bulan Ramadhan sangat berkaitan erat dengan kesehatan, misalnya puasa, ternyata puasa yang dilakukan umat Islam selama 30 hari jika ditambahkan dengan puasa-puasa sunat di luar bulan Ramadhan, maka totalnya sekitar 170 hari. Ini mengalahkan salah satu komunitas di Eropa yang berpuasa selama 150 hari dalam setahun, dan umurnya komunitas tersebut panjang-panjang (hasil penelitian). Demikian pula shalat, ternyata jika dihitung shalat lima waktu dan shalat-shalat sunat yang dikerjakan 1,5 menit per rakaat, maka ada lebih dari 1 jam waktu yang digunakan shalat dalam sehari semalam. Dalam waktu 1 jam tersebut ternyata gerakan-gerakan tubuh sesuai dengan tuma’nina dalam shalat, sangat membantu peredaran dalam darah manusia yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Selain itu, tadarrus al-Qur’an, yang jumlah juznya 30 dan 6.666 ayat, jumlah hurufnya 1.200.000, sehingga 1 huruf bernilai 10 pahala kebaikan, maka jika 1 kali khatam al-Qur’an ada sekitar 10 juta pahala kebaikan, jelasnya. Belum lagi dan doa yang dilantunkan di dalam bulan Ramadhan, menjadikan hati dan qalbu manusia menjadi lebih tenang, sebagaimana firman Allah Swt, alaa bizikrillaahi tathmainnul qulub, sebutnya.

Dr.Ir.H.Mukhtar Tahir membenarkan penjelasan Dr. Nasruddin tentang pentingnya puasa, sehingga orang tua dulu, usianya panjang-panjang karena mereka rajin puasa sunat (Senin-Kamis). Ia menyebut ayahnya sendiri berusia 87 tahun, penglihatan dan pendengarannya masih bagus, karena rajin puasa sunnat, jelasnya.

Psikolog Syahrul, M.Psi menambahkan jika puasa memberi stimulus dalam penyembuhan sejumlah penyakit generative, seperti hipertensi, stroke, dll, sehingga sangat penting diteruskan dialog dan diskusi tentang puasa dan kesehatan, baik tinjauan medis maupun tinjauan ajaran Islam, harapnya. Hal ini diamini Host Dr. M.Ishaq Shamad dan menyampaikan semoga setelah Ramadhan dapat diorganisir suatu diskusi berseri terkait dengan Kesehatan dan Pencerahan Qalbu, sehingga ini bisa menjadi produk UMI dalam memberikan layanan kepada umat, harapnya.

Host Dr.Nurjannah Abna menambahkan disinilah pentingnya ibadah-ibadah yang dilakukan di dalam bulan suci Ramadhan, agar nanti dilanjutkan sesudah bulan Ramadhan, karena sangat bermanfaat dalam meningkatkan Kesehatan jasmani dan rohani, jelasnya.

loading...
loading...