Hendak Balas Dendam, Siswa SMA Nurul Qalam Diringkus Saat Bawa Parang

oleh -238 views

images(17)-1-1Makassar– Petugas reksrim Polsek Biringkanaya meringkus Seorang siswa SMA Nurul Qalam yang telah kedapatan membawa senjata tajam berupa parang dan satu anak panah yang disertai ketapelnya.

Dihadapan polisi siswa SMU Nurul Istiqamah ini bernama Nugrah Akbar Amanda (17) mengaku kalau pihaknya telah dikeroyok oleh Wahyu dan rekan-rekannya hingga pihaknya pulang kerumahnya mengambil parang dan busur yang disertai ketapelnya.

“Saya habis dikeroyok oleh bernama Wahyu dan rekan-rekannya hingga kepala saya bocor bercucuran darah,”ujar Nugrah

Lebih lanjut,Anugrah menjelaskan,kejadian menimpa dirinya hingga dianiaya,saat hendak pulang kesekolah melintas di perempatan jalan KNPI Kelurahan Sudian pada pukul 14:30 Selasa (23/9) tiba-tiba Wahyu mencegatnya lalu secara spontan menendang bagian perutnya hingga terjatuh.

“Saat saya sudah jatuh datang lagi teman-temannya Wahyu lansung juga maju dan meninju mukaku dan Wahyu mengambil batu lalu memukul bagian kepalaku hingga bercucuran darah,”ungkap Anugrah.

Usai Anugrah dikroyok, iapun pulang kerumahnya mengambil senjata tajam berupa parang dan Busur yang disertai ketapelnya dan saat itulah Nugrah lansung diamankan oleh pihak polsek biringkanayya untuk dimintai keterangannya.

Kapolsek Biring Kanaya Kompol Azis Yunus mengatakan,adanya penganiayaan yang menjadi korban sekaligus kedapatan membawa senjata tajam. Tentunya pihak kepolisian akan melakukan pengembangan lebih dalam pada kasus penganiayaan pada si korban.

Namun karena ada niat kata Kompol Azis untuk balas dendam hingga kedapatan oleh petugas membawa senjata tajam maka tetap dikenakan pidana.

“Jadi walaupun dia korban namun ada unsur perencanaan untuk melakukan pembalasan yang disertai barang bukti tentunya akan diproses secara pidana dan itu undang-undang darurat tahun 51 nomor 12 tahun 1991,”terang Kompol Azis Yunus (sak)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.