Hendak Tikam Polisi, DPO Pelaku Curas Ditembak Mati

oleh -168 views

images(399)-1Makassar– Syamsuddin Alias Botak (36), tewas tertembak oleh kepolisian, ketika melakukan perlawanan dan hendak menikam anggota kepolisia dari Resmob Polrestabes melakukan penggerebekan di BTN Tamarunang 1 Kabupaten Gowa, Minggu dini hari (21/12/2014), Pikul 03.30 Wita.

Informasi yang dihimpun indotimnews.com, sebelumnya penangkapan Rey dan Topan, pelaku perampokan di sejumlah lokasi, menunjuk tersangka syamsuddin.

Berdasar catatan Daftar Pencarian Orang (DPO), yang telah ditrbitkan oleh polsekta Panakkukang sebanyak 2 kali prebitan DPO tersebut maka anggota Satuan Resmob polrestabes Makassar melakukan penangkapan terhadap Syamsuddin (almarhum).

Pada saat penggerebekan pelaku melakukan perlawan . Sebelumnya anggota resmob memerintahkan tersangka untuk tidak bergerak di dalam rumahnya.

Ketika polisi mendobrak rumah sang DPO ini, tersangka berlari ke dalam kamar rumah dan mengambil sebilah badik. Syamsuddin pun menyerang salah seorang petugas kepolisian.

Untung saja, anggota resmob cepat melumpuhkannya dengan tembakan yang mengenai tangan kanan pelaku. Tak jerah pula, tersangka ini bangkit dan terus melakukan perlawanan.

Aparat kepolisian lkembali melumpuhkan dengan menembak bahu sebelah kiri dan bagian perut seblah kiri serta dada seblah kiri.

Setelah terkapar, Syamsuddin dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, Syamsuddin dinyatakan meninggal dunia.

Sementara catatan kriminal kepolisian, almarhum terlibat dalam beberapa kasus pencurian kekerasan (Curas), pencurianm modus pecah kaca di Wilayah Panakukang,Rappocini, Mamajang,Tamalanrea.

Sementara itu, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol. Very Abraham membenatkan insidsn penembakan yanh dilakukan anggotanya.

“Kami tidak mentolerir pelaku curas. Jika hendak melakukan perlawanan saay ditangkap sebaimnya ditembak,” cetus  kapolrestabes Makassar.

(Moel)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.