Hina Wartawan, Oknum Kepsek di Jeneponto Dilapor Polisi

oleh -359 views

Kepsek-Dijeneponto-1Jeneponto-– Kepala sekolah yang seharusnya mencerminkan sikap dan prilakau yang baik, apalagi ia seorang sarjana pendidikan, namun justru menunjutkan sikap prilaku arogansinya yang menhina lembaga Pers dan wartawan jeneponto Sulawesi Selatan.

“Dminta agar Dewan Pers di Jakarta agar segera menyikapai prilaku oknum kepala sekolah SDI Bungunbaddo, syamsul bahri. S.pd yang menhina dan melecehkan wartawan.  Ungkap Kaharuddin K, salahsatu wartawan di daerah ini, Kamis (25/9/2014).

Menurut Kaharuddin, kepsek ini melontarkan kata tak senono bahwa semua wartawan di jeneponto tidak ada yang beres dan tolol,

Ditempat terpisah,  Suaib liwang dari Aktivis Kordinator Eksekutif  lembaga Tipikor, juga sangat menyayangkan sikap dan prilaku kepsek Syamsul Bahri yang menhina wartawan. Lanjut suaib katakan saya mengutuk prilaku kepala sekolah yang telah menhina, melecehkan dan pencemaran nama baik wartawan dan organesasi Pers.

Sementara, ketua DPP Serikat Pers Reformasi ( SEPERNAS ) Laode Hasirun. SH, yang di hubungi melalui via telepon/sms,  juga mengutuk dan sangat tidak menerima perlakuan kepala sekolah itu, dan meminta agar penyidik Kepolisian Jeneponto agar benar meproses sesuai dengan uud yang berlaku.

Mendengar Dugaan itu sejumlah wartawan dari berbagai media yang di tugaskan di wilayah Kabupaten Jeneponto Sulsel, mendatangi sekolah tempatnya mengajar di Bungungbaddo, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Binamu.

Anehnya, Syamsul Bahri tidak mengakui kesalahannya padahal sudah dikuatkan dengan rekaman video.

“ saya tidak mengatakan semua wartawan  tidak beres dan tolol,” katanya.

Kronologis kejadian ini, terpicu saat Kaharuddin Kasim mendatangi sekolah ini,  dan setibanya di ruang kerja Kepsek, dengan tak disangka sangka langsung melotarkan kalimat kurang etis terhadap wartawan,

Seusai melakukan klarifikasi di sekolah tempat Sdang kepsek memimpin, maka rekan  wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik/siber  dan LSM, sekira 50 orang  yang langsung bergeser ke Kantor Disdikpora Jeneponto untuk menemui Kadisdik, Drs H. Masri MPd untuk menyampaikan terkait kelakuan konyol bawahannya itu.

Namun kepala dinas tidak ada di ruang kerjanya. Sehingga rekanan di layani oleh sekretasris Disdik, Drs H. Kamaruddin.

Menanggapi hal tersebut, H. Kamaruddin sangat menyayangkan atas kelakuan bawahannya ini, menghina lembaga pers, padahal menurutnya wartawan itu adalah mitra kerja kita.

Atas kasus ini, diapun berjanji akan memanggil Kepsek, Syamsul Bahri, untuk diklarifikasi untuk ditindak lanjutinya.

Selang berapa jam , meninggalkan Kantor Disdikpora ini, di lanjutkan menuju Kantor Mapolres Jeneponto, untuk melaporkan Syamsul Bahri, terkait kasus penghinaan terhadap lembaga Pers dan LSM yang dipandang musuh.

Kedatangan para wartawan ini di terima langsung oleh Brigpol, Muh. Yunus dengan Nomor LP / B / 395 / IX / 2014 / SPKT, 25 September 2014.

Sementara Kasat reskrim Polres Jeneponto, AKP Hari Suwita berjanji di depan rekan wartawan, akan memproses, menindak lanjutinya secara hukum yang berlaku. Tegasnya

“ saya akan segera memprosesnya untuk menindak lanjuti kasus penghinaan terhadap wartawan, sesuai dengan uud yang berlaku,” Ujar Hari Suwita.

(Beritakotaonline)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.