Ibu angkat peganiaya anak SD di Kupang, sudah ditangkap polisi

oleh -195 views

images(4)Kupang– Aparat kepolisian resor (Polres) Kupang mengamankan ibu angkat Adriana Banunaek, Erni Sinaga yang menganiaya korban hingga sekujurnya tubuhnya. Pelaku diamankan di kediamannya di Kelurahan Penfui Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa, 8 September 2015.

Erni diamankan, setelah pihak sekolah SDN Balfai, tempat anak angkatnya menuntut ilmu melaporkan penganiayaan yang dilakukan Erni ke pihak kepolisian, setelah mendapati tubuh korban penuh dengan luka dan bekas luka cubitan di sekujur tubuhnya.

Saat diamankan tidak ada perlawanan dari pelaku, namun dia sempat meneteskan air mata. Dalam pengawalan polisi, pelaku mengumpat ulah guru di sekolah tempat anaknya, karena mengadukan hal itu ke kepolisian. Pelaku akhirnya dievakuasi ke Mapolres Kupang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Penangkapan pelaku ini pun menjadi tontotan warga sekitar.

Erni Sinaga yang tak miliki anak ini memngaku penganiayaan yang dilakukan berupa didikan bagi anaknya yang sering mendapatinya mencuri uang dan barang kios. Namun pelaku mengaku masih ingin mengasuh anak itu. “Dalam keadaan emosi jadi saya sonde (tidak) sadar. Saya cubit-cubit itu saya tidak tau kalo luka. Nanti pas dia mandi baru saya liat luka dan saya kasian dan gosok obat,” kata Erni.

Erni mengaku bersalah dan menyesali perbuatannya dan siap menerima hukuman, namun apa yang dilakukannya tidak untuk mencelakakan anak angkatnya itu. “Saya rasa besalah dan berdosa dan saya patut di hukum,” katanya.

Kepala SPKT Polres Kupang, Inspektur dua (Ipda) Jhon Sengge mengatakan tersangka akan dikenakan pasal 44 ayat 1 UU 23 Tahun 2004, dan pasal 351 KUHP. Pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan tersangka. “Belum sampai di suami apakah terlibat,” katanya. Dari hasil visum terdapat luka cubitan di sekujur tubuh korban dan kelamin korban. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku diamankan di sel Mapolres Kupang.

(nttterkini)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.