ICMI minta Jangan benturkan Islam dengan negara

oleh -146 views

Indotimnews– Menanggapi akan berlangungnya aksi Bela Islam Jilid III di Monas, Jakarta pada 2 Desember 2016 mendatang atau Aksi 212, Ketua Umum (Ketum) Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, SH.,  mengatakan menghargai keputusan mereka yang akan melakukan aksi unjuk rasa itu sebagai bagian dari hak berekspresi dalam demokrasi, namun dirinya menghimbau agar tetap berhati-hati dan tidak terbawa emosi sehingga rawan dibenturkan dengan negara oleh oknum-oknum tertentu.

“”Jika ingin berpartisipasi silahkan, namun turunkan emosinya dan hadapi dengan rasionalitas yang tinggi,” ujar Jimly dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) di Gedung Nusantara V, MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (28/11) malam.

Menurut Jimly, ICMI sebagai lembaga intelektual muslim tetap menghimbau agar umat Islam tetap mengedepankan dialog dalam menghadapi masalah kebangsaan. Karena itu, tugas ICMI sebagai bagian dari pemimpin umat adalah mengarahkan.

“Kita menjaga, agar Islam ini tidak dibenturkan dengan negara dan kebangsaan seolah-olah kalau melaksanakan Islam itu anti terhadap negara atau sebaliknya jika bernegara lalu menomerduakan Islam dan agama. Disinilah fungsi kehadiran ICMI dituntut ,” kata Jimly.

Laporan: A. Ahmad

loading...
loading...