Idih, Jaksa Marina Tuntut Penganiaya Anak Di Bawah Umur Hanya Tujuh Bulan

oleh -295 views

IMG_20150127_171820Indotimnews.com– Keluarga korban Indah Permata Sari dan sejumlah aktivis pendamping, tergulai lemah dan meluapkan amarah di depan ruang Sidang Andi Jemma Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Jalan Kartini.

Pasalnya, pada sidang penuntutan terdakwah penganiaya Siswi SMA Negeri 1 Makassar, Indah Permata Sari, Fajriansyah Dwi Putra, Mahasiswa Universitas Hasanuddin (UNHAS), Selasa (27/1/2015) hanya dituntut 7 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Marina, SH dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel.

Menurut Koordinator Lapangan (korlap) Barisan Rakyat Pesuli Keadilan (BRPK), Subair,  JPU dinilai sangat lemah dalam melakukan penuntutan hukum.

“Kami curiga adanya permainan di balik tuntutan tersebut. Masa penganiayaan berat hanya dituntut ringan dengan Pasal 351, Ayat (1) KUHP,” terang Subair yang didampingi sejumlah aktivis.

Uniknya lagi kata Subair pihak Kejari Makassar, hingga saat ini belum pernah melakukan tindakan penahanan terhadap terdakwah, yang seharusnya dituntut pasal penganiayaan berat.

“Hukum seolah-olah dipecundangi JPU. Apalagi ia seorang jaksa perempuan yang seharusnya punya naluri hukum yang baik,” tambah Korlap BRKP. (Zul)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.