Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia Siap Deklarasi Kembali di Makassar.

oleh -707 views

IMG_20150126_200441Indotimnews.com– Ikatan sarjana farmasi Indonesia (ISFI) dulu pernah ada dan menjadi ujung tombak dalam memberikan perlindungan profesi farmasi di Indonesia. Kini ISFI bertransformasi menjadi Ikatan apoteker Indonesia (IAI) dengan mengacu kepada peraturan Pemerintah No 51 tahun 2009.

Menurut Koordinator perumusan pembentukan ISFI, Muhammad Irwan S,Farm, dalam relesnya yang diterima indotimnews.com, pada tahun 2010 ISFI pergantian nama menjadi IAI.

“Pergantian nama ini memberikan angin segar buat profesi apoteker di Indonesia. Sesuai dengan namanya IAI (ikatan apoteker Indonesia) yang menjadi keanggotaannya hanya apoteker saja, tidak mencakup sarjana farmasi, melainkan berlandaskan latar belakang ilmu tersebut,” ucap Muhammad Irwan.

Lanjut Koordinator perumusan pembentukan ISFI,, hasil keputusan konsolidasi dengan beberapa universitas di Makassar yang tidak melanjutkan pendidikan profesi apoteker smua sepakat untuk menghadirkan dan mendeklarasikan kembali ISFI.

” ISFI harus ada kembali sebagai wadah untuk sarjana farmasi yang tidak melanjutkan apotekernya dalam menyalurkan aspirasinya. Kami melihat banyak skali oknum apoteker yang berpraktik di APOTIK tidak berada di APOTIK pada jam-jam kerja. Padahal Pemerintah sudah menegaskan dalam peraturan Pemerintah dan peraturan menteri kesehatan agar apoteker memberikan pelayanan obat terhadap pasien,” tambahnya.

Dijelaskan, fenomena ini dilihat sebagai kurang Responnya IAI terhadap permasalahan yang ada. Dan juga ketidaktegasan organisasi profesi dalam memberikan sanksi terhadap oknum yang tidak berada di APOTIK saat jam kerja.

“Kami ingin hadirkan kembali ISFI sebagai penyeimbang dan pengontrol dari apoteker-apoteker yang ada di Indonesia,” papar Muhammad Irwan.

Sejatinya kehadiran ISFI kata Irwan, kembali sebagai wadah penyalur aspirasi sarjana farmasi dalam memberikan masukan-masukan untuk membangun profesi apoteker di Indonesia.

“Secepatnya kami akan mendeklarasikan ISFI dan mengabarkan kepada sarjana-sarjana farmasi yang ada di Indonesia. Kami tidak akan membatasi anggota yang akan menjadi anggota dari ISFI selagi mereka ingin berproses dan harus sarjana farmasi,” papar Irwan.

Ia menambahkan, kalau kehadiran ISFI tidak akan mengganggu jalannya organisasi lain yang berada di profesi farmasis ini.

“Saya jamin tidak akan mengganggu dapur organisasi lain,kami cuman meminta kepada IAI dan PAFI (persatuan ahli farmasi Indonesia) untuk mendukung kehadiran organisasi ISFI ini agar supaya ada sinergitas kerja organisasi sebagai wujud manifestasi kecintaan kami terhadap profesi ini,” pungkas Muhammad Irwan. (*)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.