Ikut Tawuran, 21 Remaja Diamankan Polres Metro Jakarta Barat

oleh -220 views

JAKARTA– SatReskrim Polres Metro Jakarta Barat mengamankan 21 orang, sekitar umur 15 – 22 tahun, dari dua kelompok pemuda yang mengatas namakan kelompok Bonpis (kebon pisang) dan kelompok Semeru.

Dua kelompok pemuda yang diamankan 21 orang ini melakukan aksi tawuran pada hari Minggu dini hari, sekitar pukul 03.00 Wib, tanggal 12 Januari 2020, di jalur Trans Jakarta depan menara Latumenten RW 01, Kelurahan Jelambar Baru, Grogol Petamburan Jakarta Barat.

Menurut Kombes Pol Audie, motifnya aktualisasi ingin cari nama, hal ini dipaparkan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol.Audie Latuheru, dalam pers release. Rabu siang (15/1/2020).

Ditambahkan Kombes Pol Audie,” menurut keterangan saksi sekitar pukul 02.00 Wib, pada hari Minggu di Jalan Semeru, tiba-tiba datang segerombolan pemuda Kebon Pisang (Bonpis)  Jelambar, menyerang dengan cara melempari batu, busur dan anak panah, petasan serta bom molotov.”

Lanjut Kombes Pol.Audie Latuheru, selanjutnya kelompok Semeru berusaha membalas serangan kelompok pemuda Bonpis (Kebon Pisang) yang saat itu bergerombol dipinggir jalan Latumenten, dan kelompok Bonpis sempat mundur ke Jalan dekat hotel MKL, namun tidak lama kemudian  kelompok pemuda Bonpis berbalik menyerang sebagian besar dengan membawa sajam (senjata tajam).

Dan dari 21 orang, hasil pemeriksaan 16 orang ditetapkan jadi tersangka, lalu kami tahan,  kemudian 5 orang dan kami serahkan ke orang tua karena masih dibawah umur, selanjutnya kami akan datangkan KPAI dan Bapas untuk pembinaan berlaku bagi anak anak,” pungkasnya Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol.Audie Latuheru.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya menambahkan, dari kejadian ini satu orang mengalami luka berat terkena sabetan clurit di bagian perut, di saat kejadian Hadi Iqbal  Ramdhani (korban) posisinya ikut tawuran juga, karena berada di bagian depan dalam kejadian.

Kompol Arsya menambahkan, 21 orang dari dua kelompok pemuda itu, 3 orang dan kami beri tindakan dengan terukur, karena berusaha mencoba melawan petugas dan kami sita barang bukti 6 clurit dan 1 bilah golok,” tandasnya Kompol Teuku Arsya.

Dengan kejadian yang telah  dilakukan dua kelompok pemuda ini, akan dikenakan pasal 170 KUHP dan atau pasal 358 KUHP dan atau pasal 2 ayat 1 UU darurat No.12 tahun 1951. (IS)