Indikasi Kolusi dan Nepotisme CPNS K2 Kemenag Makassar Bakal Diributi Aktifis (Bag.3)

oleh -505 views

IMG_20140814_113735-1-1Makassar– Carut marut Calon Pegawai Negeri (CPNS) Kementrian Agama (Kemenag) Kota Makassar, yang dibuai berbagai ketimpangan, nampak terlihat rapi, seakan tak ada kejanggalan pada proses pemberkasannya.

Pada hal diduga kuat, aksi Kolusi dan Nepotisme pada penerimaan CPNS K2 di kantor yang terletak di Jalan Rappocini Raya ini tersusun rapih. Pasalnya hampir semua nama yang dinyatakan lulus dan siap menyandang status PNS tak lain punya keluarga dekat dengan sejumlah PNS di kantor tersebut.

Semisal B. Adnan Hasim pegawai honorer yang notabenenya lulus CPNS K2. Setelah dilakukan pemantauan, honorer penyuluh yang mempunyai SK Tahun 2005 (Awal) Nomor 257/2005 Tanggal 1-1-2005 ini, adalah isteri A.Kusuma (PNS Kemenag Makassar).

Demikian Honorer CPNS K2, Sakir. pria inipun dikenal punya saudara di limgkup Kemenag Makassar, M. Natsir. Juga untuk Honorer CPNS K2 Agus T. Isteri honorer ini, Mursida, juga sebagai PNS di lingkup Kemenag Makassar.

Tiga data yang dihimpun indotimnews.com ini, menyeruak, jika hampir seluruh CPNS K2 kantor tersebut, pumya keluarga dekat sehingga mudah lulus untuk menuju status PNS.

Sementara itu, Ketua Komisariat Daerah Lembaga Misi Reclasering Republik Indonesia (Komda LMRRI) Makassar, berkomentar, jika benar dugaan adanya ketimpangan pada pemberkasan CPNS K2 di Kemenag Makassar, pihaknya akan melakukan investigasi.

“Kami punya data awal terkait dengan aksi kolusi dan nepotisme pemberkasan CPNS K2 Kemenang ini. Jika data kami sudah valid akan turun langsung mendesak pihak terkait guna melakukan pengusutan pembenaran berkas yang diduga karbitan,” cetus Ketua Komda LMRRI Makassar, Irhamsyah, Rabu (14/8/2014).

Hal senada dijelaskan pula Mansyur, aktifis Gerakan Penyelamat Kebijakan Negara (GPKN), Rahman Bora, pihaknya juga akan ikut melibatkan diri dalam investigasi berbagai ketimpangan pada proses CPNS K2 Kemenag Makassar.

“Kami akan mendesak pihak Kemenag agar transparan dalam proses pemeberkasan hingga CPNS K2 tersebut,” cetus Rahman Bora.

Sekedar mengingatkan, hanya beberpa orang saja yang dinyatakan lulus pada K2 Kemenag Makassar mengabdi sejak Tahun 2005. Sementara puluhan lainnya, terkesan karbita, yang dibuatkan SK honorer Tahun 2005. Namun sesungguhnya, ada diantara mereka mengabdi pada Tahun 2010. (Zul) bersambung

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.