Home / EKOBIS / Indonesia Humanitarian Center untuk Korban Gempa – Tsunami Palu Donggala Resmi Beroperasi di Makassar

Indonesia Humanitarian Center untuk Korban Gempa – Tsunami Palu Donggala Resmi Beroperasi di Makassar

MAKASSAR– Sepekan lamanya Aksi Cepat Tanggap membersamai pengungsi korban Gempa – Tsunami Palu, merespon bencana gempa dan tsunami yang menghancurkan Palu dan Donggala pada Jumat (28/9) lalu, menyisakan rasa sedih bagi seluruh masyarakat Indonesia. Bantuan berdatangan dari berbagai arah, termasuk dari Aksi Cepat Tanggap.

Seiring dengan itu, program bantuan kemanusiaan jangka panjang untuk pengungsi korban gempa & tsunami Palu – Donggala pun digulirkan. Indonesia Humanitarian Center (IHC), pusat penyediaan bantuan pangan dan logistik bagi korban gempa & tsunami Palu & Donggala, resmi beroperasi pada Rabu (03/10) tepatnya di Jl. Sultan Alauddin, Alauddin Plaza Ruko BA 27, Makassar, Prov. Sulawesi Selatan.

Proses bongkar muat logistik ke dalam gudang IHC mengawali hari pertama operasional IHC. Puluhan ton bantuan logistik ini datang dari seluruh lapisan masyarakat yang ada di provinsi Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar. Dan dalam waktu dekat, bantuan logistik ini akan didistribusikan untuk korban gempa & tsunami Palu – Donggala.

Syahrul Mubaraq selaku Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap Sulawesi Selatan mengatakan bahwa “Pendirian IHC ini bertujuan untuk menampung barang-barang logistik dari masyarakat Sulawesi Selatan yang selanjutnya akan didistribusikan untuk korban Gempa & Tsunami di Palu Donggala. Apalagi sejak bencana hingga detik ini, antusiasme masyarakat sangat tinggi untuk menyalurkan bantuannya kepada pihak ACT”.

Sebagai informasi tambahan, memasuki hari keenam pascabencana, Aksi Cepat Tanggap (ACT) mendirikan Posko Kemanusiaan di Donggala untuk mempermudah pelayanan kepada pada korban gempa bumi dan tsunami.

Posko ACT di Donggala terletak di Masjid Raya Donggala, Jl. Pelabuhan No. 10 Kelurahan Boya Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala. Menurut Daryadi, Koordinator Posko ACT di Donggala, Masjid Raya Donggala dipilih menjadi lokasi posko kemanusiaan ACT karena beberapa sebab, antara lain letaknya yang strategis dan mudah untuk menjangkau tiga titik pengungsian di Donggala.

“Masjid ini merupakan bagunan yang representatif. Letaknya strategis, dapat menjangkau tiga titik pengungsian di Donggala. Selain itu, dengan mendirikan posko di Masjid Raya Donggala, diharapkan keamanan dapat lebih terjaga mengingat beberapa insiden penjarahan yang dilakukan oleh oknum masih sering terjadi belakangan ini,” jelas Daryadi.

ACT juga telah menjalin koordinasi dengan pihak Dewan Kemakmuran Masjid, Imam serta Remaja Masjid. Diharapkan para aktivis masjid tersebut dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan yang berpusat di posko ACT Donggala.

“Kemungkinan besok atau dua hari ke depan akan ada dropping logistik sebanyak sepuluh truk dari daerah Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. Logistik sebanyak lima truk akan dikirimkan untuk Donggala dan lima truk untuk Palu. Truk-truk logistik tersebut mengangkut bantuan berupa beras, minyak, gula, air mineral dan telur asin. Mudah-mudahan para anggota DKM serta remaha masjid dapat turut serta dalam aktivitas pembagian logistik,” imbuh Daryadi.

Donggala merupakan salah satu daerah terdampak gempa dan tsunami paling parah. Selain menerjang Palu, tsunami juga membuat luluh lantak sebagian wilayah pesisir Donggala. Banyak bangunan di pesisir pantai yang rusak akibat tersapu tsunami. Sementara itu, di sisi Donggala yang berada jauh dari pantai, mayoritas rusak pun mengalami kerusakan akibat gempa dahsyat.

Diperkirakan masih ada sejumlah jenazah yang masih tertimbun reruntuhan dan belum dievakuasi, terutama di pesisir pantai wilayah Donggala. Kehadiran posko ACT di Masjid Raya Donggala diharapkan dapat mempermudah aksi-aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh tim ACT di Donggala.

“Hingga saat ini posko baru saja didirikan. Posko ini masih berada di fase awal. Posko ACT di Donggala masih berkoordinasi dengan posko ACT lainnya yang telah berdiri lebih dulu di Kota Palu, tepatnya di Jl. H. Hayun, No: 38, RT 02 RW 07, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur. Sebelum posko Donggala berdiri, sejak sehari pascagempa dan tsunami, telah dilakukan beberapa aksi evakuasi yang dilakukan tim ACT di Donggala,” pungkasnya.

Mari beri bantuan terbaik anda dengan mengantarkannya langsung ke alamat Posko di Palu atau ke Indonesia Humanitarian Center for Palu-Donggala di Jl. Sultan Alauddin Plaza Ruko BB No.11 Makassar

*Posko Kemanusiaan ACT untuk Peduli Korban Gempa – Tsunami Palu Donggala :*

A. Jl. H. Hayun No.38 RT 02 RW 07, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah

B. Masjid Raya Donggala, Jl. Pelabuhan No. 10 Kelurahan Boya Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala

atau dapat disalurkan melalui rekening Aksi Cepat Tanggap :

BNI Syariah 777 1659 997
Mandiri 127 000 781 6596
Muamalat 8010 1071 82
CIMB Niaga Syariah 8600 0680 9700

Setelah donasi harap melampirkan bukti transfer ke nomor WA / SMS center 0852 1000 5667. Untuk Informasi lebih lanjut dapat menghubungi kontak dibawah ini :

SMS /WA Center : 085210005667
Hotline : 082192241414
Careline : 0411 8986113
Email : actsulsel@act.id
Twitter & Instagram : @ACT_Sulsel
FB : AksiCepatTanggapSulawesiSelatan
Website : www.act.id

#SulawesiSelatanBersamaPaluDonggala
#IndonesiaBersamaPaluDonggala
#LetsACTIndonesia

loading...