Ingin Ciptakan Stabilitas Keamanan, Polda Kumpulkan Klub Motor. Efektifkah?

oleh -116 views

images(393)-1-1Makassar– Mengantisipasi aksi kriminalitas geng motor di daerah ini, pihak kepolisian akan mengumpulkan seluruh klub motor se Sulselbar pada hari Sabtu Tanggal 19-20 di lapangan Sekolah Polisi Negara (SPN) Batua.

Direktur Direktorat Lalulintas Polda Sulselbar, Komisaris Besar Polisi, Tri Warno Atmojo mengatakan, seluruh anggota klub dan komunitas sepeda motor diharapkan menjaga keamanan dan ketertiban berlalulintas dengan melengkapi kendaraan.

“Tentunya sesuai aturan dan ini akan mendapat pengarahan dari Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi selatan Barat, Irjen Polisi Anton Setiadji,” ucap Tri Warno.

Menurut Mantan Dirlantas Polda Gorontalo ini Selain selalu menghidupkan lampu utama di siang hari, para anggota klub sepeda motor ini juga dihimbau tidak ugal-ugalan sehingga mengganggu pengguna jalan lain dan tidak melakukan tindak kejahatan dan kekerasan yang selama ini dilakukan yang diidentikkan pelakunya adalah Geng Motor atau Klub Motor didaerah ini.

“Anggota klub sepeda motor ini juga diharapkan tidak membuat onar dan arkis seperti geng motor serta tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba,” lanjut Dirlantas Polda Sulsel.

Dikatakan, usai apel, seluruh ketua klub motor yang hadir,kemudian menandatangani komitmen moral untuk tertib berlalulintas.

“Sejumlah Klub Motor didaerah kabupaten/kota diundang dan difasilitasi para Kasat Lantas Polres masing-masing daerah kabupaten/kota se Sulselbar,” ungkap Kombes Polisi Tri Warno Atmojo didampingi Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulselbar, AKBP, Anggi N Siregar diruang kerjanya baru-baru ini.

Sementarta itu, Ketua Komisariat Daerah Lembaga Misi Reclasering Trepublik Indonesia (Komda LMRRI) Makassar, Irhamsyah, berhartap selain mengumpulkan anggota club bermotor, kepolisian seharusnya mengundang pula kelompok-kelompok pengguna motor yang pernah ditangkap melakukan aksi kriminalitas.

“Kan di Polrestabes ada sejumlah nama yang sudah terdata dan pernah ditangkap melakukan aksi kriminal dengan kelompok bermotornya, diundang,” jelas Irhamsyah, Rabu (17/12/2014).

Dikatakan jika semua pihak kelompok bermotor dikumpulkan tanpa mengundang kelompok-kelompok bermotor yang pernah terlibat aksi kriminal, dianggap tak efektif dalam menciptakan keamanan jelang penutupan Tahun 2014)
(Mad/Zulkifli)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.