Ini cara Konawe genjot produksi beras

oleh -291 views

images(1)Indotimnews.com– Kepala Dinas pertanian Konawe Syahrudin mengatakan, melalui program upaya khusus (Upsus) menuju Swasembada pangan Pemda Konawe telah menyediakan lahan sekitar 2500 hektare untuk menjadi lokasi penanaman padi termasuk kedelai 500 hektar dan jagung 500 hektar. Meliputi daerah Kecamatan Amonggedo, Wonggeduku dan Wonggeduku Barat.

“Sebetulnya seluruh areal persawahan kita itu masuk dalam program Upsus, tetapi yang menjadi prioritas kita 2500 ha itu. Sisanya tetap menjadi skala prioritas daerah,” paparnya.
Image
Pemda telah mengalokasikan Rp 11 miliar. Keseluruhannya itu diperuntukkan untuk kegiatan mekanisasi pertanian. Dari total tersebut belum bisa mengakomodir seluruh permasalahan kegiatan pertanian di Kabupaten Konawe. “Tetapi dengan program Upsus itu cukup membantu. Utamanya dalam penyediaan bibit pupuk dan prasarana produksi lainnya. Dan supaya tidak saling bertabrakan dalam pengalokasiannya, dinas teknis dan TNI saling berkoordinasi,” katanya usai mengahdiri acara penanaman padi perdana di Desa Puday Kecamatan Wonggeduku Barat, kemarin (5/5).

Dia berharap, dengan bersinerginya pusat dan daerah, produksi padi di Kabupaten Konawe dapat meningkat sesuai dengan target. Targetnya rata-rata 0,6 perhektarnya. Sehingga capaian produksi panen tahun ini bisa mencapai 8 ton dari 5,3 ton tahun sebelumnya. “Kita bersyukur dengan adanya program Upsus. Sebab hal-hal yang tidak bisa dijangkau daerah, bisa diakomodir pusat. Apalagi anggarannya cukup besar Rp 80 miliar secara nasional. Dan
itu paling banyak turun di Kabupaten Konawe,”tuturnya

Sementara itu, Kasrem 143 Haluoleo, Letkol Alamsyah mengatakan penanaman perdana tersebut merupakan yang kedua kalinya, setelah dilakukan di Kecamatan Amonggedo. Dirinya mengaku optimistis bahwa TNI AD bisa membantu mewujudkan swasembada pangan dalam tiga tahun ke depan, dan siap mendukung suksesnya program Upsus terutama dalam hal penyediaan benih unggul serta teknik-teknik budidaya dan SDM untuk pendampingan produksi.

“kita sudah mengerahkan Babinsa untuk membantu para petani di daerah. Untuk masyarakat, diharapkan bisa membantu program pemerintah menuju swasembada pangan demi kemakmuran masyarakat,” katanya.

(kendarinews)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.