Ini Kata Aktivis Makassar Terkait Rekayasa Foto Mesra Mirip Ketua KPK

oleh -96 views

IMG_20150114_172746IMG_20150114_172746Indotimnews.com– Pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait dengan ditetapkannya Komjen Pol. Budi Gunawan, calon Kapolri pengganti Jendral Pol. Sutarman, berujung pada merebaknya foto mesra mirip Ketua KPK, Abraham Samad bersama Putri Indonesia 2014, Elvira Devinamira Wirayanti.

Hal inipun ditanggapi miris sejumlah aktivis anti korupsi di Kota makassar, Sulsel. bahkan para aktivis ini mengakui, foto adegan mesra itu hanyalah bentuk rekayasa yang ingin membuat institusi penegakan hukum itu tercoreng.

Seperti yang dipaparkan Aktivis senior Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM), Yudha Jaya, ini merupakan ulah pelaku politik kalangan elit untuk menjatuhkan elektabilitas Ketua KPK, yang mana satu tahun terakhir menangkap koruptor dari kalangan politikus tanpa tebang pilih, termasuk petinggi penegak hukum.

“Ini merupakan pembusukan karakter Ketua KPK. karena ia dikenal bringas melakukan pemberantasan korupsi di negeri ini, apalagi mendapat sinyal lampu merah calon Kapolri pilihan presiden. oleh karena itu, sangat jelas maksud dan tujuan peredaran foto rekayasa tersebut,” ucap Yudha Jaya, Rabu (14/1/2015).

ha serupa dipaparkan pula Ketua Komisariat Daerah Lembaga Misi Reclasering Republik Indonesia (Komda LMRRI) Makassar, H. Irhamsya, bahwa pelaku enyebar dan pembuat (editor) foto mesra ini harus ditangkap.

“kami berharap pada institusi kepolisian agar segera mengungkap siapa pelaku pembuat ataupun penyeba foto editan mirip Ketua KPK dan Putri Indonesia 2014 ini. apalagi saat ini KPK dikenal lembaga penegakan hukum yang tak pandang bulu, sekalipun jenderal kalau terbukti bersalah dinyatakan tersangka,” pinta H.Irhamsyah.

Demikian komentar dari Aktivis Gerakan Penyelamat Uang rakyat (Gempur), Ismail, bahwa ditetpkannya salahsatu petinggi hukum di negeri ini sebagai tersangka, menjadi momen kelompok tertentu untuk bisa membuat KPK terpojok di mata rakyat.

“Ini ulah para pelaku koruptor yang engaen dijadikan tersangka, sehingga memanfaatkan situasi ini agar dua institusi penegakan hukum saling berbeda pandangan. ini tak bisa dibiarkan, usut pelakunya,” cetus Ismail.

oleh sebab itu, Koisi Nasional Pengawasan Aparatur Negara (Komnas waspan), sanga tidak meyakini keaslian foto yan kini tengah menjadi perbincangan hangat dinegeri ini, apalagi momen penetapan tersangka Komjen Pol. Budi Gunawan.

yang jelas, rakyat di negeri ini, masih terus menitip harapan ke pundak KPK seagai institusi penegak hukum yang layak dipercaya. (Zulkifli)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.