Ini kisah Rinaldi saat jadi sandera Kelompok Abu Sayyaf di Filipina

oleh -166 views

IMG_20160504_002120Makassar– Rinaldi, salahsatu warga Indonesia, asal Kota makassar, yang jadi sandera kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina, menceritakan singkat, apa yang dialami saat jadi tawanan selama 35 hari bersama 9 rekannya yang juga sudah dibebaskan.

Saat usai menggelar syukuran yang dilakukan pihak keluarganya di Jalan Timumbu, Selasa malam (3/5), Rinaldi mengaku, selama dalam masa penyaderaan kelompok militan bajak laut tersebut memperlakukan para tahanan dengan manusiawi.

Namun ia mengisahkan, saat dalam penyanderaan, para tawanan hanya diberi makan sekali sehari. Itupu, terkadang hanya menyantap nasi atau berbagai macam buah yang disajikan kelompok militan tersebut.

“para tawanan memang diberi jatah makan sekali sehari, itupun beragam. Kadamg makan nasi atau ketupat, terkadang pula hanya disajikan buah-buahan seperti mangga,” jelas Rinaldi yang mengenakan pakaian Songkok To Bone ini.

Dikabarkan sebelumnya, Rinaldi bersama awak kapal pengangkut batu bara itu, KM. Brahma 12, dibajak di Laut Filipina olehkelompok Abu Sayyaf.

Meski demikian Rinaldi mengaku, kembali bersiap bekerja.

Editor: Malik/tegon

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.