Ini penampakan pencatutan nama polisi di kop surat berita acara penitipan surat ranmor milik UPTD Samsat, kepolisian diam?

oleh -385 views

IMG_20151216_234056Makassar– Terkait dengan maslah pencatutan nama lembaga kepolisian, muali Mabes Polri, Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar oleh Kepala Seksi Penagihan tunggakan pajak kendaraan bermotor (ranmor), hingga saat ini tak ada ganjaran hukum yang dilakukan lembaga penegak hukum tersebut.

Seperti yang diberitakan beberapa media online di Makassar, pencatutan nama lembaga kepolisian tersebut, dilakukan oleh seksi penagihan tunggakan pajak ranmor Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Samsat Makassar dengan melakukan pola penagihan dari rumah kerumah.

Menanggapai ketimpangan yang bisa terseret ke ranah hukum akibat pencatutan nama kepolisian secara ilegal tersebut, Komisi Nasional Pengawasan Aparatur Negara Republik Indonesia (Komnas Waspan RI) berkomentar, seharusnya pencatutan nama ini tak bisa dibiarkan begitu saja. Minimal, harus asa tindakan hukum atas ulah oknum PNS di Kantor Samsat.

“Inikan jelas pelanggaran hukum yang seharusnya ditindaki secara hukum pula. Selain Seksi penagihan harus mempertanggungjawabkan kebijakan yang dibuatnya. Kepolisianpun harus meluruskan ke publik bahwa kegiatan pebagihan pajak ranmor tak ada kaitannya dengan lembaga hukum itu,” papar Sekertaris Komnas Waspan RI, Nasution Jarrre, Rabu (16/12).

Menurutnya, hingga saat ini tak jelas sudah berapa penunggak pajak ranmor yang sudah didatangi petugas penagihan pajak dan berapa banyak yang telah menyelesaikan tunggakan pajaknya karena diterawang ketakutan.

Sementara itu, Informasi dihimpun menyebutkan pula, bukan hanya Makassar yang mencatut nama lembaga kepolisian tersebut, melainkan beberapa daerah yang gencar melakukan swipin bersama anggota Satlantas menggunakan pula logo atau nama kepolisian dalam surat berita acar penitipan surat ranmor yang terjerat.

Demikian, hingga saat ini tak satupun pihak petinggi kepolisian di lingkup Polda Sulsel yang mau berkomentar terkait pencatutan nama kepolisian tersebut.

Penulis: A. Gusthi

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.