Ini penolakan keras Aktivis GRD atas kenaikan Iuran BPJS

oleh -163 views

IMG_20160312_224850Makassar– Arus penolakan kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) terus bergilir di sejumlah elemen masyarakat.

Kali ini, Arus penolakan jelas diteriakkan aktivis Gerakan Revolsi Demokratik (GRD), telah didengungkan dan siap melakukan aksi unjukrasa atas penolakan kenaikan iuran tersebut.

“Kenaikan pembayaran iuran BPJS yang akan di terapkan pada 1 April mendatang menyimpan banyak kontroversi. Kenaikan pembayaran iuran  ini merugikan banyak sektor terutama buruh,pekerja,tani,dan nelayan, ucap Dewan Redaksi GRD, Dany Febrianty Malik  yang juga salahsatu aktivis perempuan di Kota Makassar dalam rilisnya yang diterima indotimnews.com, Sabtu (12/3).

Dijelaskan, pemerintah membuat regulasi ini tidak melihat kondisi ekonomi. Regulasi ini di buat tidak sejalan dengan upah buruh yang semakin di hisap oleh pihak perusahaan.

“Kami dari GRD menyatakan sikap  menolak kenaikan iuran BPJS, karena terindikasi hanya menguntungkan beberapa pihak. Kesejahteraan masyarakat indonesia semakin tidak terlihat karena regulasi yang di buat oleh pemerintah hari ini tidak yang mengkristal pada kesejahteraan untuk masyarakat,” pungkas Dany  Febrianty.

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.