Home / Indotimnews / Ini Penyebab Bentrok warga di Kampung Tanrusampe dan Pajja

Ini Penyebab Bentrok warga di Kampung Tanrusampe dan Pajja

JENEPONTO– Kejadian yang dialami oleh Adi (21) warga manyumbeng, Kelurahan Biringkassi, Kecamatan Binamu, membuat ia harus meregang sakit.

Adi (21) dianiayah oleh seorang laki-laki bernama Fajar (19) warga Tanrusampe, Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Tamaleta sekitar pukul 17.30 wita pada kamis, (8/2/2018).

” Kejadian tersebut, bermula saat korban dalam perjalanan dibonceng oleh salah satu temannya, tiba-tiba pelaku menghadang dan memukulinya sebanyak satu kali dengan menggunakan bambu yang sudah terbelah, kemudian korban turun dari motor lalu memburu pelaku masuk disebuah lorong namun pelaku sempat lari kepinggir laut dan tidak ditemukan, dan korban kembali kerumahnya,” ungkap Kasubag Humas Jeneponto AKP. Syahrul.

Atas kejadian tersebut korban mengalami luka gores pada bagian punggung sebelah kiri.

Setelah beberapa jam kedepan sekitar pukul 18.00 wita, keluarga korban melakukan penyerangan balik kerumah pelaku, berjumlah sekitar 20 orang dari arah Kampung Karompong Pajja, mendatangi rumah orang tua pelaku, namun pelaku tidak ditemukan akhirnya keluarga korban melampiaskan amarahnya dengan merusak pagar rumah pelaku

Selain itu, keluarga korban melakukan penganiayaan dengan menggunakan parang terhadap salah satu warga bernama, Danuarta (14) warga Tanrusampe, Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu,

“Pada kejadian tersebut, korban mengalami luka terbuka pada tangan sebelah kanan dan korban dibawah Kepolsek Binamu Kabupaten Jeneponto untuk melapor sekaitan dengan insiden itu,” jelas AKP. Syahrul

Pelaku awal Fajar (19) yang diduga melakukan penganiayaan sudah diamankan di kepolisian Polsek Binamu, guna melakukan pemeriksaan.

Terjadinya betrok antar warga Pabiringa diduga dendam lama diacara je’ne – je’ne samppara beberapa waktu lalu di Kecamatan Tamalatea, ujar Rahim, Kapolsek Binamu,

Atas kejadian ini porsonil Polres dan Polsek Binamu yang didampingi oleh, AKP. Abdul Rahim, Kapolsek Binamu turung mengamankan di TKP, meminimalisir keadaan guna mengantisipasi hal-hal terjadinya serangan balik dari pihak korban”, tutup Kabag Humas Polres Jeneponto, kepada Indotimnews.com.

Laporan : samsir

loading...