Ini Pertanyaan Warga: Pak Wali dan Wakil Rakyatku, Benarkah di Makassar Ada Lokalisasi?

oleh -170 views

20141202_21_22_11-1Makassar– Pernyataan Walikota Makassar, Moh Ramadhan Pamanto dan sejumlah wakil rakyat di DPRD Makassar yang membentuk Koalisi Anti Porstitusi menganggap jika Kawasan Tempat Hiburan Malam (THM) di Jalan Nusantara adalah lokalisasi, cukup mencengangkan warga kota ini.

Pasalnya, sejak kota ini ada, belum pernah pemerintah maupun warganya mengakui jika kawasan yang digadang-gadang akan ditutup adalah lokalisasi. Dan mereka berharap Walikota dan legislator daerah ini mampu menjelaskan mana lokalisasi dan mana THM.

“Saya juga heran dengan pernyataan walikota kita yang dicintai menganggap Makassar ini punya lokalisasi transaksi seks. Aku juga baru mengetahuinya jika sepanjang Jalan Nusantara itu, sebagai lokalsasi,” ucap Hendra, warga Jalan Veteran, ketika dimintai komentar, Selasa malam (2/12/2014).

Hal serupa dikatan Andi, warga Jalan Laiyya. Menurutnya, selama ini pemerintah kotalah yang menjadi pelindung THM karena sebahagian Pendapatan Aski Daerah (PAD) kota ini dari pajak hiburan.

“Kita ini bingung, kok THM yang selama ini menjadi salahsatu sumber PAD Makassar dicap lokalisasi dan mau ditutup begitu saja. Jika Jalan Nusantarntara itu lokalisasi, kok tidak tutup dulu,” ungkap Andi.

Malah wacana anggota DPRD Makassar yang telah membentuk Koalisi Anti Porstitusi, juga jadi bahan cemoohan sebahagian warga kota ini.

Warga yang menganggap legislator ‘nyeleneh’ tersebut, sibuk dengan isu penutupan THM yang dicap ajang porstitusi.

“Memang di DPRD sudah tak ada yang bisa dibahas terkait kemajuan daerah. Kok meski sibuk dengan isu porstitusi. Ada apa ini?,” cetus Hasim, mahasiswa salahsatu perguruan tinggi di kota ini.

Malah, anggota Asosiasi Hiburan Malam (AUHM) dan Asosiasi Bar Massage (ABM), serius menanggapi rencana Walikota dan sejumlah legislator yang akan menutup lokalisasi yang dimaksudkan.

Dari catatan sejarah keberadaan THM di Makassar, khususnya di Jalan Nusantara menurut Ketua AUHM Zulkarnaenn sudah ada sejak Tahun 1979 hingga saat ini. (Tim)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.