IPAL sesalkan penangkapan warga akibat yang dituding melakukan pengrusakan di area PLTA Seko

oleh -186 views

Indotimnews– Ardiansyah ktua Pemuda Alumni Lemhanas (IPAL), Sulsel, menyayangkan atas adanya beberapa warga kecamatan seko yang harus berurusan dengan persoalan hukum atas dugaan pengrusakan area pembangunan PLTA di Kecamatan Seko, PT. Seko Power Prima, beberpa waktu lalu.

“Investasi adalah kebutuhan dan juga salah satu parameter kemajuan Daerah namun saya sangat menyayangkan jika dibalik kebijakan pemerintah Daerah untuk memberikan izin ataupun rekomendasi pembangunan PLTA, harus ada Masyarakat sebagai Korban apalagi harus berhadapan dengan persoalan hukum,” ucap Ardi, dalam rilisnya yang diterima indotimnews, Minggu (29/1/17).

Ia menambahkan, bahwa sampai saat ini atas dugaan pengrusakan area pembangunan PLTA tersebut sudah ada 13 warga Kecamatan Seko yang harus menjadi tahanan Lapas, Kabupaten Luwu Utara dan 1 warga yang masih menjadi tahanan Polres.

“Kita lagi-lagi menyangkan, adanya ketidak pedulian Bupati Luwu Utara kepada warga yang telah Menjadi tahanan tersebut karena harus berhadapan dengan perusahaan PT. Seko Power prima,” pungkasnya.

Laporan: Jupri

loading...
loading...