Irjen Pol. Anton Charliyan: Kiranya aparat polisi tidak gaptek

oleh -355 views
Ilustrasi
Ilustrasi

Makasar– Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Charliyan meminta kepada aparat kepolisian agar kiranya tidak gaptek dalam hal mengelola media sosial.

Hal ini dianggap Anton adalah salah satu kekurangan yang masih dimiliki sebahagian anggota kepolisian yang ada didaerah.

“Nah dalam hal ini makanya kita melakukan kegiatan seperti ini agar kekurangan tersebut dapat dibenahi,” ucap Kadiv Humas mabes Polri.

Ia berharap, kiranya aparat polisi tidak melek media sosial (medsos).

“Kita sadari sekarang pembangunan teknologi informasi itu adanya di media sosial. Jadi bagaimana agar aparat kepolisian melek dengan adanya media sosial. Dan meminta aparat kepolisian yang bekerja dikehumasan agar kiranya dapat juga mengoperasikan media online serta media sosial yang sudah ada seperti facebook, path, twitter, Line, instagram serta medsos lainnya,” harap Anton.

Anton melihat pada era sekarang ini masyarakat lebih banyak mengoperasikan media sosial dalam hal membutuhkan informasi.

” Karna sekarang kan masyarakatkan membutuhkan informasi tidak cukup dengan hanya membuka media online, sementara kenyataan yang ada penduduk dunia maya lebih besar dari penduduk dunia nyata inikan kenyataan sekarang kita lihat pembangunan opini dari masyarakat kan ditentukan bukan dari dunia nyata melainkan dari dunia maya sehingga ini harus disikapi serta diberikan pengaruh,” beber Anthon.

Lebih jauh dikatakan Anthon pengaruh itu yah harus diberikan yang pengaruh baik. Salah satu contoh adalah sering kita buka medsos biasa kita dapatkan foto anggota Polri sedang menolong. Otomatis image masyarakat juga dibalik banyak kejelekan tapi insya allah banyak juga kebaikan-kebaikan yang dinilai oleh masyarakat terhadap anggota Polri,” tambah Anthon.

Olehnya itu dengan maraknya mediasosial sekarang ini, Anthon juga mesiamesiasati dengan membentuk satuan khusus humas ditingkat Polres yang dihuni lima anggota jadi seluruh Polres yang terisi itu jumlahnya mencapai 2.500 personil Humas yang akan mengawaki media online itu dan itu akan kita bentuk sistemnya,” sebut Anthon.

LaporanSyahrul

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.